Serial Tweets Tentang HIV, AIDS, dan Hepatitis dari @hotradero

Posted on May 7, 2011

0


dalam beberapa post berikut, saya akan meng-copy paste, posting dari 

http://satemonyet.blospot.com yaitu blognya @hotradero

mengapa saya copy paste? karna blogspot tidak memiliki interface untuk handphone (setau saya), jadi bagi pembaca yang mengakses blog ini dari hp, lebih mudah membaca dari wordpress. (alasan yang sama kenapa twitpocket pindah dari blogspot ke wordpress)

tiap login, (yang akhir akhir ini jarang sekali) blog statistik menunjukkan bahwa blog ini masih ramai dikunjungi tiap hari. terima kasih yah semua :’)

Dari literatur yang saya baca, HIV itu termasuk virus paling lemah. Itu sebabnya HIV & AIDS tidak menular lewat (gigitan) nyamuk @abethjogja

Tapi kalau sudah masuk ke dalam aliran darah, HIV dapat mencetus AIDS. Jadi kontak sentuhan tidak masalah, asal jangan sampai masuk ke aliran darah.

Yang jauh lebih murah menular adalah virus Hepatitis, yang bahkan bisa menular lewat sentuhan ataupun penggunaan alat (sikat gigi, cukur, dll)

Yang membuat HIV sulit diobati adalah sifatnya sebagai virus berbasis RNA. Virus berbasis RNA dapat bermutasi sangat cepat. Obat penangkalnya cepat kedaluwarsa.

Sejauh HIV tdk masuk ke aliran darah. Bahkan berciuman dg penderita AIDS tidak mencetus penularan HIV. @amiegitara

Untuk alat cukur di barbershop – bisa menjadi medium penularan via darah yg mungkin menempel. Itu sebab perlunya alat cukup sekali pakai.

Betul. RT @ajiwar: Resiko tertular HIV pada hubungan sex adalah akibat luka gesekan sehingga virus masuk aliran darah

Iya. Virus Flu Burung termasuk jenis Virus berbasis RNA RT @jonminofri: Virus RNA dan penelitian penangkalnya seperti polisi dan maling saling mengejar ya..

ah ya benar, yg paling mudah menular itu virus Hepatitis C. RT @ardaneswari: harap ditekankan om, itu hepatitis C.

Iya betul. RT @sophieNavita: Yang mati di udara bebas adl virus HIVkan? Kalau Hepatitis C malah harus hati-hati bukan?

“@ajiwar: Yang mengerikan dari tertular Hepatitis adalah bisa baru ketahuan beberapa tahun kemudian ketika parah atau sudah pengerasan hati”

Dan di Indonesia, prevalensi penyakit Hepatitis termasuk tertinggi di dunia. Masih menjadi misteri – apakah faktorgayahidup atau faktor lain.

Saya cuma ikuti Hepatitis yg C. Ada yang bisa bantu menjawab? RT @newsplatter: Bener nggak Hepatitis B termasuk mudah menular? Atau hanya A?

“@ajiwar: Jangka waktu hidup rata2 orang yang terinfeksi HIV adalah 15 tahun sejak tertular,dibutuhkan pengobatan konsisten untuk bisa lebih”

Masih ingat Earvin “Magic” Johnson? Terkena HIV sekitar 1990, masih bertahan hidup sampai sekarang (20 thn kemudian) via pengobatan rutin.

“@r7olles: hepatitis B&C seperti HIV via darah, pisau cukur, plasenta, infus..” CATATAN plasenta terkait hubungan. ibu & anak dalam kandungan.

Magic Johnson masih bisa bertahan hidup karena gabungan dr beberapa obat (tehnik “cocktail”). Biayanya sangat mahal.

Yang menjadi masalah adalah jutaan penduduk di berbagai negara Afrika yang terkena AIDS namun sedemikian miskin sehingga tidak sanggup berobat.

Banyak terjadi di benua Afrika anak-anak yang terlantar karena ayah & ibu mereka tewas terkena HIV. Ada anak-anak yang diasuh oleh nenek/kakek yg sudah renta.

Mengapa Afrika begitu rentan HIV? Faktor budaya. Di berbagai budaya orang Afrika, anak itu sangat berharga. Wanita mandul tidak dihargai.

Itu sebabnya hubungan seks pra-nikah di Afrika jadi norma sosial. Sesudah terbukti bisa hamil – barulah seorang wanita dinikahi.

Bentuk budaya ini masih terus bertahan hingga sekarang – kendati Afrika sudah dijangkiti AIDS sejak lama. Sangat sulit mengubah budaya.

Penderita pertama AIDS yg tercatat: seorang pramugara Air Canada. RT @hannymeiriza: …sejarah pertama kali virus HIV d tularkan oleh siapa?

Semula AIDS dianggap penyakit kaum gay, karena pemunculan pertamanya meluas di klub-klub kaum gay. Namun kemudian meluas tanpa pandang bulu.

Diperkirakan – HIV bukan asli penyakit manusia. Kuat diduga itu penyakit yang berkembang pada hewan Simpanse – lalu menular ke manusia.

Jadi secara prinsip mirip flu babi – yaitu penyakit yg semula berjangkit di hewan – lalu menyeberang & berkembang di populasi manusia.

OK tadi tentang HIV yg menyeberang dari simpanse ke manusia lalu berkembang dalam komunitas manusia. Berikut saya RT-kan tentang Hepatitis.

“@lucyudistira: ibu saya pengidap hepatitis C , skrg sudah tahun ke 12 , tp kondisinya sering drop , riwayat pekerjaan: perawat”

“@lucyudistira: pengobatannya tergolong mahal, test darah sekitar Rp. 5jt , lalu harus biopsi , setelah itu itu pengobatan suntik tiap minggu Rp. 2,5juta”

“@lucyudistira: suntik dilakukan selama 1tahun , jadi dibutuhkan sekitar 120jt , (ini tarif di Rumah sakit umum/pemerintah di Solo )”

“@lucyudistira: menurut keterangan dokter yang merawat pengobatan lewat suntik jarang bisa tuntas, karena tergantung daya tahan tubuh pasien”

“@lucyudistira: kata dokter yg merawat ibu saya, efeknya seperti kemoterapi: mual , sakit perut, pusing.”

Balik lagi ke HIV (ini twitting kok jd kayak siaran radio ya?) – Mengapa simpanse? Karena materi genetik manusia & simpanse mirip 96-98%

Ada juga yg mengatakan transmisi HIV ke manusia dari gorilla & konsumsi daging gorilla. Bisa saja, tapi setahu saya ini dianggap kurang sahih

“@fairuzalaily: Waktu saya koas,saya lebih berani merawat pasien AIDS dibanding pasien Hepatitis. Hepatitis lebih mudah menular daripada AIDS. ”

Itu Bonobo – bukan simpanse RT @youfive: simpanse jantan itu biseksual. Biasa berhubungan dengan jantan & betina dalam 1 kawanan.

Ah akhirnya muncul juga teman mikrobiologi kita….RT @iamsita: transmisi lewat daging gak lah apalagi kl dimasak krn virus tdk tahan panas

Bonobo adalah jenis kera seperti simpanse tapi agak lebih kecil. Bonobo ini lebih seperti “kaum hippies ” di kaum manusia. Cinta damai.

Tidak seperti Simpanse yg agresif & pejantannya dominan secara teritorial – Bonobo lebih cinta damai. Uniknya Bonobo ini sering biseksual.

Simpanse agresif sekali (seperti manusia). Mereka sering berkelahi & membunuh rebutan wilayah. Dan hewan ini juga tahu cara menyiksa korban.

Yg kita lihat di film2 sebagai Simpanse yg kelihatan jinak – pd kenyataannya tidak seperti itu. Dalam kawanan – mereka bisa sangat ganas.

Dan simpanse punya lengan yg lebih kuat daripada lengan manusia. Orang yg dikeroyok Simpanse jarang bisa selamat.

Iya. Memang nyentrik hewan yg satu itu. “Make love not War”. RT @deelestari: Bonobo menyelesaikan segala konflik dengan bercinta🙂

Bukan cuma ada – tapi mereka biasanya bisexual RT @haroldsangkodok: Anjrot! Ternyata bonobo/pygmy chimpanzee ada yg bisex!

Tidak diketahui bagaimana penyakit simpanse bisa loncat ke manusia – tp diduga aspek teritorial – perluasan pemukiman manusia.

Cinta damai, tapi spesies yg Kalimantan lebih agresif dibanding yg Sumatera RT @radhiaditya: kalo orangutan punya sifat agresif jg ga bang??

Maksud saya agresif : spesies orangutan Kalimantan masih bisa cenderung infanticide – membunuh anak orangutan hasil pejantan lain.

Trims. Linknya informatif @jack_cmh: ini salah satu rujukannya http://www.pbs.org/wgbh/pages/frontline/aids/virus/origins.html

“@iamsita: @tomsamaja penularan HIV lewat gelas, sendok atau piring ngga terbukti. Utk Hepatitis, mungkin tp kecil (apalg kalau alat makan dicuci!)”

Iya. Simpanse bisa kanibal. RT @youfive: sy pernah nonton dokumenter, simpanse berburu simpanse lain dr luar kawanannya. Terus dimakan.

Monyet Vervet RT @vieroi: pernah liat di Discovery, kejeniusan simpanse melakukan “operasi pengepungan” terhadap mangsanya, monyet jenis lain

Balik lagi ke HIV – krn yg diserang virus itu adalah sistem pertahanan tubuh – maka orang tewas BUKAN karena virus HIV tp karena penyakit lain.

Penyakit yg bagi orang biasa dianggap lumrah – bisa berakibat sangat mematikan bagi penderita HIV yg sdh kehilangan kekebalan tubuh.

Umumnya penyakit yg membunuh penderita HIV adalah penyakit saluran pernafasan. Semisal pneumonia yg membunuh Freddie Mercury

Tokoh terkenal lainnya yg juga meninggal karena HIV/AIDS adalah penulis pujaan saya: Isaac Asimov. Ia tertular via transfusi darah.

Isaac Asimov meninggal tahun 1992 – saat puncak paranoia AIDS. Isaac Asimov sebenarnya mau bilang ia terkena AIDS tp dilarang dokter.

Itu sebabnya, pada awalnya – Isaac Asimov cuma disebut meninggal karena gangguan ginjal. Padahal itu akibat hilangnya kekebalan via AIDS.

Hanya 10 tahun kemudian dalam buku biografinya – disebutkan Asimov meninggal krn AIDS yg masuk via transfusi darah saat operasi by pass jantung.

Dokter takut – bila Asimov disebut kena AIDS via transfusi darah – paranoia AIDS bisa semakin menjadi-jadi & akibatnya bisa sangat buruk.

“@ucietz: Pneumonia jg yg membunuh Didi Mirhard. Penyanyi spesialis lagu rohani yg jg pengidap HIV. Terinfeksi krn penggunaan jarum suntik.”

Balik lagi ke HIV. Betul sampai sekarang belum ada obatnya (vaksinasi) – yg bisa dilakukan hanya perbaiki sistem kekebalan.

Dengan Simpanse? Nggak lah. Manusia edan ‘kali. RT @Hendra_Widjaja: konon penularan dari kera ke manusia itu akibat hub seks… Yaiks!

Lebih mungkin penularan tersebut melalui interaksi berupa gigitan simpanse, yg melibatkan pencemaran lewat darah.

Saya tdk tahu tentang itu. Belum pernah baca kajian ilmiahnya RT @ucietz: Katanya buah merah asal Papua itu bisa buat obat HIV Bang. Bener gak?

Maksud saya obat yg lebih universal & efektifnya bisa setaraf vaksinasi. RT @gustibrewon: benar.. namanya ARV re ” obat HIV

Nyamuk & Simpanse menggigit manusia dg cara berbeda & alasan berbeda. RT @sriyadi: HIV tdk ditularkan lwt gigitan nyamuk & simpanse

Sistem yg sangat kompleks. Rumit. Mulai dari macrophages hingga T-Cell. RT @rieza_logy: bsa djelaskn kekebalan tubuh itu sbnrny apa? Thx

Saat virus masuk – pertahanan pertama adalah Macrophage bersama dg Helper T-Cell. Bila masih tembus juga – ada Killer T-Cell.

Ada B-Cell yg berdiam di limfa & empedu – memproduksi Antibody – sistem pertahanan aktif terakhir. Killer T-Cell seperti kamikaze.

Bila antigen dlm virus bisa terdeteksi – maka ada “memory cell” yg akan “mengingat” penanganan yg pernah terjadi – sehingga kita bisa kebal.

Apa yg terjadi saat HIV menyerang? Virus itu menghancurkan T-Cell yg ada. Padahal T-Cell adalah bagian penting dalam pertahanan tubuh.

Itu sebabnya penderita HIV menjadi AIDS – setelah sistem kekebalannya (T-Cell) menjadi lumpuh. Penyakit lain jadi mudah menyerang.

“@fairuzalaily: ARV tidak bisa menghilangkan virus HIV dr dalam tubuh,hanya memperlambat replikasi virus,bkn u/ menyembuhkan.”

Iya ada 3 jenis T-Cell: Helper, Killer, Suppressor. RT @kamilpopo: maaf intrupsi dikit,T-cell sendiri ada banyak,dan mmiliki fungsi masing2

“@kamilpopo: analoginya,kalo d spkbola n basket,CD4 ini sbagai playmakernya, dan HIV itu memilih CD4 ini untuk inangnya.”

“@kamilpopo: makanya,pada pmriksaan lab darah pasien HIV, slalu dipriksa kadar CD4-nya.. (hehe cm nambahin aja nih)” It’s okay kok.

Dari yg saya baca: CD4 adalah komponen binding dari T-Cell (terutama T-Cell Helper). Tanpa binding ini – T-Cell tdk bisa berfungsi.

“@AdethBrRegar: di panti saya, ada yg tadinya CD4 nya di bawh 200.. 1 thn ARV, dicek virus tak teridentifikasi lg..dr. nya bingung. Ada apa ya?”

“@yuliandini: brarti ARVnya berhasil menghambat replikasi virus. Bukan berarti sembuh. Berhenti ARV, virus akan tumbuh lg”

source: http://satemonyet.blogspot.com/2010/11/serial-tweets-tentang-hiv-aids-dan.html

Posted in: Uncategorized