tentang perbankan swiss dari @hotradero

Posted on February 4, 2011

0


Warga negara mana yg paling banyak punya “uang haram” tersimpan di Perbankan Swiss? India dg nilai US$ 1,4 Trilyun.

Jumlah “uang haram” warga India di Perbankan Swiss lebih besar daripada jumlah uang warga negara lain dijadikan satu.

Di tempat kedua setelah India adalah warga Russia dg simpanan US$ 470 Milyar, lalu warga Inggris dengan US$ 390 Milyar.

Nilai uang haram warga India di Perbankan Swiss lebih besar daripada output ekonomi India (US$ 1,36 T). Sungguh tragis.

Dari mana asal uang haram warga India itu? Korupsi, penyelundupan, & penggelapan pajak. Orang India ternyata ahlinya.

Jumlah uang haram tersebut diperoleh dari laporan Perbankan Swiss yg tetap merahasiakan identitas pemilik rekening.

Demikian sekilas info tentang uang haram di Perbankan Swiss.

Lha ini dapatnya dari Media India sendiri kok. Pemerintah India sedang ngejar2 pengemplang pajak. Sounds Familiar? @Denny__Irawan

Resminya disebut “black money” – simpanan tanpa kejelasan identitas individu. Beda dengan simpanan uang perusahaan. @Denni_Ashar

Salah satu pemilik uang haram tersebut adalah Hassan Ali Khan, yg sedang diincar pemerintah India http://bit.ly/ev7RoO

Resminya sih cuma peternak kuda. Entah bagaimana duitnya bisa sampai segitu… RT @CrystalOpera: siapa tuh om? pengusaha?

Kebetulan lihat sampul depan majalah India Today yang terbaru. @romiprays

Bila sudah dinyatakan bersalah oleh pengadilan, maka pemerintah manapun bisa minta Pemerintah Swiss membekukan & kembalikan. @inprodic

Contoh yang pernah terjadi: uang korupsi Presiden Ferdinand Marcos, serta diktator Nigeria Jenderal Sani Abacha.

Kembali ke negara bersangkutan, bisa atau tidak membuktikan identitas serta ada atau tidak keputusan pengadilan terkait. @pletox

Riwayat kerahasiaan Perbankan Swiss dimulai antara PD I dan PD II. Tepatnya tahun 1934 saat Parlemen Swiss ratifikasi UU.

Salah satu dorongan dibentuknya UU 1934 tersebut adalah saat Yahudi Eropa mulai diprosekusi di Jerman. Hartanya dirampas.

Di saat itu Perbankan Swiss mulai menerima nasabah asing dg identitas yang dirahasiakan. Banyak warga Yahudi menitipkan hartanya.

Hal lain yg turut berperan: Reputasi kuat Swiss sebagai negara hukum serta netral secara politik. Ini yg menjamin kepercayaan.

Swiss sedemikian netralnya, hingga bahkan tidak masuk anggota PBB hingga tahun 2002. Saat Perang Dunia negeri ini luput.

Swiss sendiri sebuah negara federal yg terdiri dari 26 “canton”. Istilah Canton adalah negara yg punya kedaulatan sendiri2.

Swiss juga punya keunikan. Personal militernya gabungan antara milisi (rakyat bersenjata) & pasukan reguler tp tdk aktif.

Jangan heran kalau lihat penduduk Swiss nyimpan senjata otomatis di rumah. Mereka milisi. Pelurunya saja yg disimpan di markas.

Dg kontur bergunung2 & warga yg punya kemampuan militer – tidak ada negeri yg berminat menyerbu Swiss. Tidak juga Jerman.

Ingat Albert Einstein? Ia Yahudi Jerman, tapi mengungsi ke Swiss & menjadi warga negara Swiss setelah tdk diakui Jerman.

Gabungan hal unik tersebut (netral, milisi, negara hukum) yg membuat Perbankan Swiss tetap disukai bahkan setelah PD berakhir.

Perbankan Swiss tetap menyimpan harta kaum Yahudi yg dititipkan sebelum PD II. Bahkan setelah pemilik harta itu wafat.

Orang yg bisa tahu nomer rekening yg diperlukan serta dapat menunjukkan surat waris – dapat mengklaim simpanan harta tsb.

Ya betul, Swiss pemasok serdadu bayaran – termasuk yg dipakai menjaga Paus di Vatikan. Itu ada cerita tersendiri. @theprazt

Serdadu bayaran Swiss dipilih krn negeri itu netral sedari dulu. Serdadu dr negeri lain beberapa kali mengkhianati Vatikan.

Resimen “Swiss Guard” telah menjaga Paus di Vatikan selama 5 abad. Pada beberapa kejadian mereka menjaga sampai mati.

Hal itu pernah terjadi saat rebutan pengaruh telah membuat Raja Charles V dari Holy Roman Empire menyerbu Roma & masuk ke Vatikan.

Sri Paus dapat meloloskan diri dari kepungan, namun hampir seluruh anggota Swiss Guard yg menjaga & komandannya tewas.

Sampai sekarang, kalau Tweeps ke Roma & mampir di Vatikan, akan bisa melihat “Swiss Guard” berjaga. Tinggi minimal 182 cm.

Mereka (Swiss Guard) bisa dikenali dg seragam warna-warni & pakai helm yg bentuknya unik & membawa Kapak Perang Swiss.

Untuk jaman sekarang, anggota Swiss Guard sudah dilengkapi juga dg pistol & senapan otomatis. Tapi tradisi tetap jalan terus.

Tau kok. Sampai akhir hayat di Princeton ia masih main biola. RT @elnasinaga: Einstein juga adalah pemain biola. Ga nyangka kan.😀

Sempat dibilang seragam Swiss Guard didesain Michelangelo atau Raphael selain Da Vinci. Tapi itu cuma rumor. @fakhrulfulvian

Tradisi kerahasiaan perbankan Swiss ini yg kemudian juga diadopsi oleh negara2 lain diantaranya Singapura & negara2 Karibia.

Eh hati2, biaya hidup di sana mahal banget… RT @supersiska: Baca tweetnya om @hotradero jadi pengen tinggal di swiss suatu hari nanti :3

Awalnya utk melindungi harta kaum Yahudi dari perampasan Nazi, pasca PD II – klien perbankan Swiss malah berubah ekstreme.

Fasilitas kerahasiaannya banyak dipakai orang kaya utk menyimpan harta. Stabilnya mata uang Swiss juga jadi salah satu alasan.

Tingkat inflasi di Swiss nyaris nol. Mata uangnya kuat & stabil krn berdasarkan UU harus dibacking oleh emas sebesar 40%.

Angka backing emas 40% lalu di-adjust jadi 20% pd tahun 2000. Sisa emasnya dilepas di pasar & ditukar Bond Pemerintah asing.

Karena terdiri atas Canton, bahasa orang Swiss tergantung Canton asal. Ada yg bahasa Perancis ada Jerman jg Italia. @ubegebe

Pemilikan Bond Pemerintah Asing itu yg memperkuat Perbankan Swiss. Asset beberapa bank Swiss sedemikian besar, melebihi ekonominya.

Contoh: Bank UBS (Union Bank of Switzerland) hasil merger UBS & SBC punya asset senilai US$ 1,4 Trilyun.

Bandingkan angka tadi dgn PDB Swiss yg besarnya sekitar US$ 500 Milyar. Jadi asset 1 banknya saja = hampir 3 kali ekonominya.

Dan UBS tidak sendiri. Masih ada satu bank lagi, Credit Swiss yg besar assetnya di atas US$ 1 Trilyun. Sisanya bank2 kecil.

Saat ini, perbankan Swiss sudah jauh lebih terbuka. Terutama sejak kasus Marcos. Justru bank di luar Swiss yg lebih tertutup.

Layanan perbankan di Karibia (Cayman Island, Bermuda, Virgin Island) jauh lebih tertutup. Bank Singapura pun juga tertutup.

Masalah besar terakhir perbankan Swiss, saat Jerman membayar bocoran informasi tentang warga Jerman yg menggelapkan pajak di Swiss.

Selama ini pemerintah Jerman tidak bisa apa-apa, krn tdk tersedia daftar nama sehingga sulit dibuktikan pelarian pajaknya.

Bukan. Mata uangnya Swiss Franc (CHF) Confoederatio Helvetica. Helvetica itu nama lain Swiss “@ennysuci: mata uang Swiss bukan euro ya pak?

Hmmm… Di Bank Swiss yg besar2 bentuknya “private banking” jadi nggak bisa dirampok seperti bank biasa. @saintpooney

Orang Swiss terkenal sbg ahli mekanik, terutama jam. Itu jaman sebelum muncul produksi massal oleh Jepang yg banjiri pasar @alecsebastian

O iya, satu lagi negara yg terkenal perbankannya sangat rahasia: Liechtenstein. Saat ini lebih ketat daripada Swiss.

Tanpa perbankan, mungkin orang Swiss cuma akan terkenal sebagai pembuat jam kukuk, arloji, coklat, keju, dan pisau lipat…🙂

Mana mau mereka pakai Euro. Untuk apa? Salah baca ‘kali. RT @Nanidesu: bukanya mereka tahun ini akan pake euro juga pak?

Juga karena warga Swiss punya bedil. Bisa repot Jerman. RT @karamullah: knp jerman gak invasi saat pd2, bukannya lokasinya strategis?

Iya. Terowongan Simplon.”@igoenmg: Katanya skrg swiss juga terkenal jagonya bikin terowongan2/tunnel, :)”

Jadi ingat, saat Perang Dingin dulu, Swiss membangun bunker besar utk warganya. Persiapan siapa tahu terjadi perang nuklir.

Iya. Serdadu Swiss itu bayaran – tapi tidak bisa dibeli pihak lawan. Beda dg serdadu lain, apalagi Italia. @nitaazis

Iya anda benar. Credit Suisse. “@princess_anggie: bang,koreksi dikit bank swiss yg abang sebut td bukan Credit Swiss tapi Credit Suisse”

 

Posted in: Uncategorized