tentang monotheisme di mesir dari @hotradero

Posted on February 4, 2011

0


sebelum tentang budaya mesir, ada sedikit twit tentang penyerapan bahasa portugis ke bahasa Indonesia🙂

Orang Portugis. Dari “Domingo” (baca: Dominggo) = Hari Tuhan. “@elnasinaga: Yang ngasi nama “Minggu” itu siapa ya?”

Karena orang Portugis termasuk bangsa Eropa pertama yg sampai ke Asia Timur & Tenggara. Anglo-Saxon belakangan. @GennaSatria

RT @otsamir: selamat pagi pak @hotradero ,ingin mnambahkan kata2 serapan dr bhs portugis: kemeja (camisa),boneka(boneca),gudang(gudão),garpu(garfo).

Jadi ingat bukunya Remy Silado tentang 9 dari 10 kata Indonesia adalah dari Bahasa Asing. @otsamir

Tidak hrs lewat penjajahan, lbh sering lewat perdagangan. Ini jg yg terjadi pd bahasa Inggris hingga bs kalahkan bhs Perancis.@elnasinaga

Yg saya heran, bila dari sisi bahasa saja sedemikian banyak unsur serapan asing, mengapa banyak dari kita takut hal2 asing?

Betul juga “@haspahani: saya kira, Bang, dulu penyerapan bahasa asing terjadi alamiah saja, krn dibutuhkan langsung, langsung pakai… :-)”

about egypt🙂

Kalau tidak salah artinya kota/negeri besar RT @eljeha: Dari bahasa Arab Al-Mishry *nyamber* “@vianandrias: Kenapa Egypt disebutnya Mesir?.”

“@gitaputrid: In China, you can’t search #egypt from it’s Twtr-like service http://bit.ly/ffg21u . Diblok euy…”

😥 RT @senirupa: Egyptians form human chain to protect the national museum *teary eyes* #jan25 http://yfrog.com/h7h2fwj via @theplayethic

National Museum di Cairo koleksinya luar biasa. Habiskan waktu seharian juga nggak cukup. Sayang sekali kalau sampai dirusak/dijarah.

Di tengah Museum Cairo itu ada koleksi artefak Faraoh Tutankhamen. Termasuk topeng kematiannya. Terbuat dari emas murni.

Kata Faraoh sendiri dari kata “Per-o” yg artinya “Rumah Besar” & merujuk ke penghuninya. Jadi Pharaoh (Inggris) dan Firaun (Arab).

Iya. Walaupun ternyata di Museum Baghdad banyak koleksi yg sudah dipalsukan pemerintah Saddam. “@saintpooney: kayak museum Baghdad ya, om?”

Itu emas murni 11 kilo lho… “@newsplatter: yaay, saya udah sempet liat bang!🙂 #Tutankhamunmask”

Tutankhamun dari “Tut-ankh-amun”. Artinya “cahaya hidup Amun”. Kata “ankh” merujuk pd lambang yg ada di lagu “The Sign” Ace of Base. *eh*

Koreksi: 11000 x 385 ribu = Rp. 4,32 Milyar. Nilai sejarahnya? Tak Terhingga. “@cepidel: 11kg x 385rb” re:TutMask.

Bisa nggak selesai berhari2. Ada 32 Dinasti. Ratusan Faraoh. “@alfaridi: cerita ttg firaun yang memerintah dong.. Atau ttg mesirnya..”

Orang yg mengikuti sejarah Mesir Kuno sebel banget sama film “The Mummy” & lanjutan2-nya. Sejarahnya diawut2 dan diacak2.

Imhotep digambarkan antagonis, padahal ia seorang insinyur, arsitek, & ahli farmasi terkenal dari era Piramid pertama (Era Djoser).

Saya coba ya. “@gm_gm: Mungkin bisa cerita lebih jauh ttg Akhenaten, fir’aun yg mencoba memperkenalkan monotheisme di Mesir Kuno?”

Tadi saya ngetwit sedikit tentang Tutankamen. Salah satu babakan paling menarik dr sejarah Mesir adalah tentang ayahnya: Ankhenaton.

Kisah tentang Ankhenaton ini yg dikutip oleh Sigmund Freud dalam bukunya yg membahas tentang asal muasal aliran Monotheisme.

Monotheisme umumnya disebut berasal dr Judaisme yg pertama kali menyebut bahwa “Elohim adalah satu”, tetapi ternyata tdk begitu.

Sebelum orang Yahudi mengenal Monotheisme, sudah ada monotheisme lain: Zoroastrian di Persia & aliran yg didirikan Ankhenaton.

Padahal Monotheisme Yahudi itulah yg kemudian menjadi akar dr doktrin agama Kristen & selanjutnya Islam. Maka Ankhenaton jd menarik.

Mengapa? Ada dugaan bahwa Musa (Moses) memperoleh ide tentang Monotheisme dari orang Mesir. Jadi aliran Ankhenaton inspirasinya.

Nama Moses (“yg diangkat dari air”) bukan nama umum kaum Yahudi. Dan bisa jadi itu potongan dari gelar bangsawan Mesir.

Bandingkan nama “Moses” dg: Thutmose/Thutmosis atau Kamose atau Ahmose yg merupakan nama2 Faraoh terkenal di Mesir Kuno.

Jadi, kalau benar bahwa Moses beroleh inspirasi ttg Monotheisme dari orang Mesir – maka Aton, Yahudi, Kristen, & Islam punya akar yg sama.

Sebelum sampai ke Ankhenaton – saya harus jelaskan dulu tentang posisi Faraoh & pendeta keagamaan di jaman Mesir Kuno.

Kalau disebut “pendeta” – umumnya kita akan mengasosiasikannya dg semata-mata kegiatan keagamaan. Tapi di Mesir Kuno tdk begitu.

Di Mesir Kuno, pendeta itu lebih seperti “ahli agama + dokter + insinyur + peneliti” & mereka mewakili banyak kepentingan.

Jadi bisa terjadi pendeta yg satu berkelahi dg pendeta yg lain, karena di iklim Mesir Kuno yg polytheistic – ada banyak kelompok pendeta.

Dan karena pendeta dibiayai faraoh atas keahlian mereka – maka kekuasaan mereka bisa sangat besar. Sering sampai ke ranah politik.

Nah, kekuasaan pendeta dari berbagai aliran inilah yg jadi akar munculnya “revolusi” oleh Faraoh Ankhenaton yg lahirkan monotheisme.

01. Ankhenaton dilahirkan dg gelar Amenhotep IV, mewarisi ayahnya Amenhotep III dg Ratu Tiye. Saat masih muda ia menikah dg Nefertiti.

02. Perlu diketahui bahwa di Mesir Kuno sama seperti orang Minang, hak atas kekuasaan diturunkan lewat perempuan. Ini penting.

03. Dengan menikahi Nefertiti, Amenhotep IV bisa naik tahta. Nefertiti sendiri putri dari Ay – bangsawan yg kemudian jg jd faraoh.

04. Nefertiti dikenal sangat cantik. Ada patungnya di Museum Berlin. Bisa dilihat pada gambar ini: http://twitpic.com/3up15q

05. Saat Amenhotep IV naik tahta, ia mewarisi kerajaan yg dikuasai banyak pendeta dari golongan berbeda2 semua dibiayai Faraoh.

06. Walau gelarnya Amenhotep (“Dewa Amon terpuaskan”) ada banyak sekte lain yg memuja dewa2 berbeda: Horus, Ra, Anubis, dll.

07. Akibatnya ini jadi beban bagi Amenhotep IV. Baik sebagai beban keuangan maupun beban politik. Persis DPR kita sekarang.

08. Untuk mengkonsolidasikan kekuasaan, Amenhotep IV menyusun strategi – menciptakan agama baru dg hanya satu dewa saja.

09. Ini terjadi pd kira2 tahun ke-4 pemerintahannya. Faraoh Amenhotep IV menyatakan menyembah satu dewa saja & ia ganti nama.

10. Nama barunya? Faraoh Ankhenaton. Perhatikan: Ankh-e-Aton = “Cahaya Hidup Aton”. Siapa itu Aton? Dari mana nama itu muncul?

11. “Aton” nama dewa baru yg dipuja: Dewa (piringan) Matahari. Satu2-nya dewa yg harus dipuja. Yg lain harus disingkirkan.

12. Faraoh Amenhotep IV eh Ankhenaton hanya akan membiayai & mendukung pendeta pemuja Aton. Yg lain tdk dapat subsidi negara.

13. Terjadi gejolak di dalam negeri Mesir Kuno. Para pendeta pemuja dewa lain menyatakan “mosi tidak percaya” pd Ankhenaton.

14. Faraoh Ankhenaton pun berkeras. Pokoknya cuma boleh ada satu dewa yg boleh disembah di seantero Mesir: Dewa Aton.

15. Yg menarik: Mengapa Ankhenaton memilih Aton? Karena salah satu sekte terkuat di Mesir adalah pemuja Ra (Dewa Matahari).

16. Bagi pendeta pemuja “Ra” tdk sulit utk ganti jadi memuja “Aton”, sehingga kekuatan politik pendeta bisa mudah terpecah.

17. Namun tentu saja masih ada pendeta pemuja dewa2 lain yg tersisih. Mereka bersatu & memboikot pemerintahan Ankhenaton.

18. Akumulasi kekayaan pendeta2 dewa2 lain ini cukup besar krn berasal dari faraoh2 sebelumnya. Mereka punya tanah garapan luas.

CATATAN: Apa yg terjadi di Mesir kuno ini mirip dg yg terjadi di Eropa Abad Pertengahan – saat gereja Katolik melakukan konsolidasi.

19. Masih kuatnya pengaruh pendeta dewa2 lain ini, yg membuat Ankhenaton meningkatkan taruhannya. Ia memindahkan ibu kota.

20. Ia membangun kota baru bernama “Akhetaten” (Cakrawala Aton/Aten). Pembangunan dimulai di tahun ke 5 pemerintahannya.

21. Lebih dari itu, Faraoh Ankhenaton meningkatkan “fundamentalisme” pemujaan Aton. Pendeta Aton diijinkan merusak dewa lain.

22. Pendeta Aton & pengikutnya memulai kampanye merusak patung2 Dewa Amon di seluruh Mesir. Juga dewa2 lain yg lebih kecil.

CATATAN: Tingkah laku pemuja Aton jd agak seperti FPI. Itu sebab pemerintah harusnya hati2. Ada menteri yg belajar Mesir Kuno nggak ya?

23. Yg dilakukan Akhenaton & pendeta2 Aton mengejutkan seluruh Mesir. Amon itu dewa utama sembahan beberapa leluhur faraoh.

24. Di sisi lain, pemujaan thd Aton berefek mempersatukan kekuatan politik di bawah satu kepercayaan. Ini khas monotheisme.

25. Maka tidak heran, bila “kesuksesan” Ankhenaton dlm mencetus Monotheisme & mempersatukan negeri – menjadi inspirasi kuat.

26. Maka terdapat spekulasi bahwa Musa (Moses) terinspirasi oleh hal itu & menyusun Monotheisme utk persatukan kaum Yahudi.

27. Tapi tentu cara Ankhenaton tdk mudah. Kaum pendeta dewa2 lain masih kuat pengaruhnya. Dan Mesir punya tradisi taat hukum.

28. Seseorang tidak boleh membunuh orang lain tanpa dasar yg kuat. Bangsawan sekalipun tdk luput. Ancamannya? Hukuman mati.

29. Itu sebabnya kalau kita mengikuti kisah Musa di Bibel tertulis ia terpaksa lari dari Mesir sesudah membunuh Mandor Mesir.

CATATAN: Prinsip “mata ganti mata & gigi ganti gigi” yg ada di masyarakat Yahudi – diduga juga adalah adaptasi dari Hukum Mesir.

30. Untuk memperkuat basis kekuasaannya, Faraoh Ankhenaton lalu membangun banyak sekali kuil Aton di seantero Mesir.

31. Ditambah dg proyek pembangunan ibu kota baru (yg letaknya di tengah gurun) – maka hal ini menguras banyak sumber daya.

32. Akibatnya pengaruh Mesir di luar negeri jadi menurun. Banyak negeri yg harusnya membayar upeti – tidak sempat ditagih.

33. Orang Mesir itu aneh. Mereka takut sekali mati di negeri orang. Mereka percaya kalau mati di tanah asing rohnya bakal tersesat.

34. Atas hal itu, maka walaupun kekuatan militer Mesir besar, tp mereka tidak pernah lama2 di negeri asing saat nagih upeti.

35. Tentara Mesir sesegera mungkin minta pulang, krn mereka takut mati di negeri asing. Akibatnya pendapatan dr upeti turun.

36. Ekonomi yg kurang berkembang ini yg membuat Ankhenaton tdk bisa membersihkan pendeta2 dewa2 lain semasa pemerintahannya.

37. Boleh dikata “stalemate”. Di masa inilah Tutankhaten lahir. Ia lah yg kemudian mewarisi tahta Ankhenaton sesudah mangkat.

38. Ankhenaton sendiri frustrasi. Lebih banyak habiskan waktu urusan dalam negeri yg tdk selesai2. Diduga ia juga penyakitan.

39. Faraoh2 Mesir rentan penyakit genetis krn sering menikah dg kerabat sangat dekat. Bahkan sering pernikahan adik-kakak.

40. Ada dugaan pula Ankhenaton itu biseksual. Ada catatan di mana Nefertiti meninggalkan Ankhenaton. Ini sangat serius.

41. Mengapa? Krn legitimasi kekuasaan diturunkan via perempuan. Konsekuensinya Ankhenaton melemahkan kekuasaannya sendiri.

42. Di Museum Kairo ada patung besar Ankhenaton. Wajahnya kurus & panjang, perutnya gendut: http://twitpic.com/3uprf3

CATATAN: patung yg tadi itu tingginya hampir 5 meter. Sepertinya sih patung terbesar yg ada di Museum Kairo.

43. Melihat perseteruan yg tdk kunjung habis dg pendeta2 dewa2 lain, Tutankhaten sepertinya tdk ingin seperti ayahnya.

44. Sesudah Ankhenaton wafat, maka tahta diwarisi oleh Tutankhaten yg menikah dg Ankhesunamun. CATATAN: mereka adik-kakak.

45. Sebagaimana Ankhenaton melakukan revolusi, Tutankhaten melakukan arus balik yg tak kalah serius: kembali ke Polytheisme.

46. Ia pun mengganti nama, dari Tutankhaten menjadi Tutankhamen. Dari pemuja Aton/Aten menjadi pemuja Amon, dewa kakeknya.

47. Ibu kota pun kembali dipindahkan kembali ke Thebes. Kota Akhetaten yg didirikan ayahnya dibiarkan terbengkalai.

48. Pemuja Aten berhamburan menyelamatkan diri. Salah satu dari mereka lah yg diduga Freud mempengaruhi Moses ttg Monotheisme.

49. Tutankhamen pun didukung banyak pendeta2 dewa2 lain. Kekuasaannya menjadi kuat. Tapi sayang hanya berlangsung sebentar.

50. Tutankhamen terbunuh di usia muda. Ada yg bilang penyakit, ada yg bilang kudeta. Mungkin saja. Kekacauan berlangsung sesudah itu.

Saya tepati janji saya cuma sampai No. 50. Sebenarnya kelanjutannya seru. Ada perebutan Ankhesunamun oleh pihak2 yg ingin jd Faraoh.

RT @lyndaibrahim: Bagi yg minat era Firaun Akhenaten & istrinya Nefertiti (The Perfect One), ada buku semi-fiksi Nefertiti: The Book of the Dead (Nick Drake).

Sekarang tweeps bisa ngerti kan kenapa saya gerah nonton “The Mummy”..? Keganggu sekali dg nama2 tokoh yg ada di film itu karena beda2 masa.

RT @lyndaibrahim: Nambahin Bang @hotradero – setelah era monoteisme Akhenaten runtuh, ibukota baru yg ia bangun, Akhetaten, dihancurkan o/ Firaun2 setelahnya.

Dengan mempelajari apa yg terjadi pd masa Ankhenaton – kita bisa melihat dimensi2 lain dari Monotheisme – termasuk aspeknya pada kekuasaan.

Dan banyak hal yg terjadi di jaman modern ini – semata pengulangan episode2 yg pernah terjadi di masa lalu dalam bentuk2 lain.

Di dalam pikiran manusia tidak ada yg “baru”: “There’s nothing new under The Sun” seperti kata Pengkhotbah (Ecclesiastes) 1:9

Eclecticism means “gado-gado”/serbaneka. I never limit my curiosity only to particular subject. @reddaricher

Eclecticism => Eklektikos (Greek) => Memilih yg terbaik (menurut org yg memilih).

Ya. Ramses II (The Great) itu juga seru, terutama episode “Battle of Kadesh”. @lyndaibrahim (yg ngefans game Civ pasti kenal)

Topeng emas Tut saat ini ada di Museum Kairo. Mudah2-an tidak terjadi apa-apa… @aipsun

RT @newsworldtoday: Statues of Tutankhamun damaged/stolen from the Egyptian Museum #news http://bit.ly/hqtLDv

Posted in: Uncategorized