tentang Freud dari @ryuhasan

Posted on December 11, 2010

0


Thn 1885 Jean-Martin Charcot seorg dokter, berpendapat berbeda dg anggapan umum. Dia percaya bahwa histeria dapat disembuhkan. #Freud

Pada thn yg sama Sigmud #Freud kagum berat kpd cara Charcot menenangkan penderita histeria menggunakan hipnotis

Dalam banyak hal #Freud sependapat dg Charcot, termasuk percaya bahwa histeria bisa terjadi pada laki-laki

Setelah bbrp bulan #Freud belajar di klinik milik Charcot di Paris, dia kembali ke kota asalnya Wina mengenalkan cara barunya atasi histeria

Sayang, hasil pengalaman #Freud di klinik Charcot di Paris itu ditolak ketika diajukan di ikatan dokter di Wina.

Lebih dari itu, #Freud bahkan dilarang masuk laboratorium anatomi dan dilarang memberi kuliah. Gara2 teori yang diajukannya.

Penolakan tsb tak menggoyahkan tekad #Freud di universaitas, katanya: “saya terbiasa ditakdirkan sebagai orang di posisi yang berlawanan”

Krn tdk bisa jadi peneliti seperti charcot, maka #Freud terpaksa bepraktek swasta. Setidaknya dia realistis bahwa dia perlu cari makan🙂

Yakin bhw hipnotis adlh kunci pengobatan sakit jiwa, #Freud berkonsultasi dg banyak psikiater handal saat itu termasuk Josef Breuer

Thn 1985 #Freud & Breuer menerbitkan “studien uber hysterie” yg menguraikan “terapi komunikasi” Buku ini dicerca olh banyak kritikan

Tak tahan cercaan, Breuer memutuskan untuk pergi. Dan pendekar kita si #Freud ini jadi sendirian meneruskan risetnya

Setelah pecah kongsi dg Breuer, #Freud masih yakin bahwa hipnotis adalah teknik yang paling baik utk menangani penderita gangguan kejiwaan

Teknik hipnotis yg dikembangkan oleh #Freud tdk jarang ide itu muncul dari mimpi2 Freud sendiri. Semacam dapat wangsit begitulah

Bagi #Freud mimpi adalah perwujudan harapan alam bawah sadar. Hal ini pun juga merupakan kesimpulan dari pengalaman pribadi Freud

#Freud juga berkesimpulan bahwa pemikiran yg dipendam olh para pasiennya cenderung dipengaruhi oleh pengalaman2 seksual sejak lahir.

#Freud menulis: segala hal yg selama ini terlupakan adlh sesuatu yg meresahkan/menyakitkan &memalukan menurut standard kepribadian si subyek

Atas dasar hal2 tsb, #Freud berencana menghipnotis para pasiennya shg mrk mengenali peristiwa masa lalu yg memicu masalah kejiwaan mereka

Tapi ternyata #Freud menemui bahwa teknik hipnotis punya keterbatasan yg sangat mengganggu proses terapi

Beberapa kali pasien justru jatuh cinta kpd #Freud stlh sesi hipnotis, Freud menyebut fenomena ini sbg “pemindahan perasaan” (transference)

Hal ini menurut #Freud terjadi akibat adanya kontak mata yg terjadi antara dia & pasien2nya, lha hipnotis ya memang harus seperti itu🙂

Akhirnya #Freud memutuskan tdk lagi memakai hipnotis dlm terapi. Dia meminta pasien tiduran di sofa dan dia duduk di belakang si pasien

Dg begitu selama dialog #Freud dapat melihat si pasien tp pasien tidak bisa menatap langsung. Dia menyebut tekniknya ini sbg psikoanalisa

#Freud yg tadinya begitu yakin manfaat hipnotis langsung berganti haluan ketika secara faktual dia melihat keterbatasan2 hipnotis

Psikoanalisa: mengajukan pertanyaan yg sama kpd pasien yg tdk terhipnotis,mengandalkan kepercayaan kpd pasien supaya mau membuka diri #Freud

Tentu saja teknik baru psikoanalisa #Freud ini tidak serta merta menjadi populer, memerlukan waktu yg cukup lama utk diterima secara luas

Sementara buku #Freud ttg teori alam bawah sadar “Die Traumdeutung” (tafsir mimpi) hanya laku krg dr 300 eksemplar saat diterbitkan thn 1900

Memang waktu itu ada juga sejumlah pengagum #Freud, kebanyakan berasal dari kominitas etnis yang sama dengannya yaitu Yahudi

Dibawah kritikan dan cercaan, #Freud menunjukkan kegigihannya utk mengembangkan teori represinya, dan lahirlah teori “struktur pikiran”

#Freud membagi fikiran atas 3 komponen: Ego-SuperEgo-Id. “SuperEgo” adlh sensor masyarakat & keluarga melawan gejolak hasrat dari “Id”

Menurut #Freud, hasil ketegangan antara “Id” dan “SuperEgo” adalah kesadaran kita atau “Ego” kita

Dorongan2 “Id” tak pernah hilang seluruhnya. Dlm diri org yg sehat terwujud sbg mimpi atau kesleo lidah yg tdk betul2 tdk sengaja #Freud

Kesleo lidah yg tidak benar2 tidak sengaja ini yg dikenal sebagai “salah sebut #Freud” (freudian slip)

Setelah itu #Freud juga mengembangkan teori seksualitas. Menurutnya perkembangan mental seksual dimulai sejak lahir

Pd awalnya bayi adlh penyuka segala (polymorphously perverse), bayi mendapat kenikmatan dari semua bagian tubuhnya. #Freud

Setelah itu, bayi yg tumbuh memindahkan energi seksual (libido) nya ke bagian2 tubuh tertentu #Freud

Pd fase oral perkembangan si anak adalah belajar bahwa “makan” itu nikmat dan menjadi obsesi “mulut”. #Freud

Saat belajar buang air pd tempatnya, anak belajar bahwa aksi “menahan pengeluaran” jg bisa menimbulkan kenikmatan, ini adlh fase anal #Freud

Ketika si anak memasuki usia puber, dia akan masuk fase terakhir yaitu fase genital,hasrat seksual sdh berada pd tempat yg “tepat”🙂 #Freud

Jalur alami libido ini akan menemukan obyek cinta yg tepat, kecuali bila dalam perkembangannya terganggu olh trauma seksual. #Freud

Trauma seksual yg terjadi pd masa perkembangan libido akan mengakibatkan gangguan jiwa, hal ini bisa memunculkan penyimpangan seksual #Freud

Dlm banyak hal #Freud adalah seorang yang sangat anti kemapanan, tapi dalm hal pandangan seksual rupanya dia sangat konservatif🙂

Bagi #Freud, satu2nya bentuk penyaluran libido yg sehat adlh heteroseksual monogami.Selain itu dianggapnya penyimpangan. Konservatif kan?🙂

#Freud yakin bahwa pertama kali anak akan mengarahkan libido genitalnya kpd ortu yg berjenis kelamin berbeda dg dirinya

Dan si anak memendam dorongan libido kpd ortu lain jenis tsb sangat perlu, demi perkembangan seksual yang normal #Freud

#Freud menyebut fenomena itu sbg “Oedipus complex”(bagi laki2), mengambil nama seorg yg dlm mitos Yunani membunuh ayahnya &menikahi ibunya

Pengalaman seksual umum lainnya pd anak, menurut #Freud adalah ketika mrk mulai tahu bentuk alat kelamin lawan jenis

Kata #Freud, anak laki2 akan mengira sang ayah telah memotong penis anak perempuannya, disebut sbg kecemasan kastrasi (catrasion anxiety)

Kecemasan kastrasi ini yg menurut #Freud akan mendorong anak laki2 memendam oedipus complex-nya, karena takut membuat si babe marah

Sedangkan harga diri anak cewek rusak setellah tahu dirinya tak punya penis, dan lantas dia menyalahkan ibu yg pasif, ini kata #Freud lagi

#Freud juga percaya bhw “rasa iri penis’ (penis envy) akan menyebabkan anak perempuan tdk dpt merasakan kepuasan seksual dari klitoris

Pandangan #Freud tentang klitoris ini jelas akan sulit diterima oleh kaum feminis jaman sekarang

Uniknya, #Freud mengakui bhw dia tak tahu apa2 ttg seksualitas perempuan. Urusan jenis kelamin ini disebutnya sebagai “benua gelap”

Semasa hidupnya, #Freud dicerca sbg lelaki tua cabul, yg memanfaatkan sensasi2 cabul utk menjual buku dan mengiklankan diri sbg psikiater

Teknik psikoanalisa #Freud tidak akan ada melirik, mengenal apalagi menerima. Kalau saja dia tidak diundang ke Amerika

Pd thn 1890 #Freud ygt saat itu blm terkenal diminta memberi rangkaian ceramah di di Clark University, Worcester, Massachusetts

Nah undangan Clark University inilah yg dapat dikatakan merupakan titik awal dikenalnya #Freud sekaligus teknik psikoanalisanya oleh dunia

Teori psikoanalisa #Freud bertahan 3/4 abad lebih, runtuh di awal 1980an ketika org berhasil mengobati “manic depressive” dg lithium

Seorg penderita manic-depressive sembuh dg lithium setelah sebelumnya sudah 20 tahun menjalani sesi psikoanalisa tanpa hasil. #Freud

Memang demikianlah ilmu pengetahuan, selalu berkembang dan selalu menyisakan ruang untuk pertanyaan yg memerlukan penjelasan

Sekian ocehan saya tentang #Freud, sebentar lagi pesawatnya boarding, kurang lebihnya harap maklum🙂

Posted in: Uncategorized