tentang seragam militer dari @hotradero

Posted on December 2, 2010

0


Seragam militer awalnya sebagai penanda kawan atau lawan. Lalu di jaman Napoleon jadi insentif agar orang mau jadi serdadu.

Di masa lalu, tingkat kematian di medan tempur sangat tinggi, padahal selalu diperlukan pasokan baru orang2 yg mau jadi tentara.

Atas hal itu maka Napoleon meminta desainer top Perancis membuat seragam baru & bagus bagi Grande Armee-nya. Tujuannya?

…supaya orang miskin yg susah beli baju, jadi berminat masuk tentara & berkesempatan punya pakaian bagus & mentereng.

Di masa Napoleon tentara memang dipaksa lebih disiplin. Di masa sebelumnya, yg menang pertempuran boleh menjarah apa saja.

Motif orang mau jadi tentara sebelum masa Napoleon semata-mata supaya boleh menjarah. Di masa Napoleon praktik ini dihentikan.

Itu sebabnya diperlukan insentif baru agar orang mau jadi tentara tanpa harus jadi penjarah. Seragam bagus adalah salah satunya.

Selain itu ada insentif lain: makanan. Kualitas makanan tentara Perancis jaman Napoleon, lebih tinggi daripada warga biasa.

Napoleon bilang: “tentara berjalan ngikutin perutnya” itu sebab segala cara dicari agar kualitas makanan tentara tetap tinggi.

Atas hal itu maka Napoleon mengadakan sayembara berhadiah uang, bagi siapa yg mampu membuat makanan bisa awet disimpan.

Hadiah 12 ribu francs itu yg menarik Nicholas Appert mengajukan solusinya: makanan dimasukkan botol, ditutup lalu dipanaskan.

Appert memenangkan hadiah dari Napoleon, dan itu adalah asal muasal munculnya makanan kaleng (asalnya di masukkan dlm botol).

Makanan dlm botol ini awet disimpan berbulan2 & berperan atas kemenangan Napoleon. Repotnya, botol berat & harus dipecah.

Hmmm nggak heran🙂 “@ananti: Nicholas appert nama organisasi teknologi pangan di kampusku oom hehe”

“@Boyke_R: lbh dari itu, Napoleon jg membangun konsep negara-bangsa. Tentara jadi bgn dr negara. Profesional tp bkn mercenaries.”

Musuh Perancis, yaitu Inggris yg pertama kali mengganti botol dg kaleng sebagai wadah makanan agar dapat tahan lama disimpan.

Selain seragam & makanan, tentara Perancis dapat pelayanan kesehatan istimewa: keberadaan ambulance. Sipil tdk menikmati.

Jangan disangka seperti ambulance modern. Masih pakai kereta kuda, tapi dapat dg cepat membawa yg terluka ke RS darurat.

Di sana sudah ada dokter yg bertugas. Mereka sangat ahli. Salah satu dokter Napoleon bisa mengamputasi kaki di bawah 10 detik.

Mengapa 10 detik itu istimewa? Karena saat itu belum berkembang metode pembiusan modern. Paling banter alkohol, ether & opium.

Jadi prinsip dokter bedah jaman Napoleon: “lebih cepat lebih baik”. Tentu sangat tepat utk operasi amputasi tanpa pembiusan.

Para tentara lalu dirawat di rumah sakit khusus. Salah satunya berdiri di pusat kota Paris: L’Hôtel National des Invalides

Dikenal dg nama umum “Les Invalides” (para cacat) sekarang ini jadi museum sejarah militer Perancis & juga makam tentara.

Tadi rencananya mau nulis tentang seragam militer ya? Kok malah jadi belok ke Les Invalides segala ya?

Itu diproduksi Hugo Boss “@azvinl: seragam bagus ini ada hubungan sama hitler ga ya? seragam SSnya oke2…”

“@hanityo: Seragam Legiun Mangkunegara adalah kreasi Daendels terilhami oleh Grande Armee-nya Napoleon. Konsepnya gado2 Prancis & Jawa”

“@hanityo: Seragam biru gelap, epaulette pangkat di bahu, dan topi bulat putih yang sama persis dengan topi ”Kepi” khas Prancis.”

senapan dulu masih sering meleset & macet, jadi hadap2-an juga belum tentu efektif, apalagi nembak sendirian. @agungrahutomo

Kerasa Perancisnya… “@hanityo: Ini kreasi Daendels tsb. Konsep gado2 antara Prancis & Batik Solo http://plixi.com/p/59641910

Mungkin banyak yg tidak tahu, seragam tentara NATO diproduksi oleh Sritex asal Sukoharjo Solo, sejak thn 1997.

yg saya tahu, kancing dipasang di pergelangan lengan baju seragam itu atas perintah Frederick the Great. @timmymalachi

Frederick The Great kesal melihat kelakuan tentaranya melap keringat pakai bagian pergelangan baju, krn seragam jadi kusam.

Maka ia memerintahkan bagian pergelangan dipasangi sederetan kancing besar dari logam. Alhasil, tentaranya hentikan kebiasaan itu.

Tetapi efeknya kita lihat sampai sekarang, jas & kemeja lengan panjang dipasangi kancing yg sebenarnya tidak ada guna apa2.

Masih. Terakhir mereka rilis seragam tempur anti infra merah. Penting utk pertempuran malam hari. @azishusaini re:Sritex.

Kebanyakan seragam tempur medan. “@hanindyo: seragam dinas atau seragam medan NATO yang diproduksi di sritex?”

Dulu katanya sih begitu. Harmoko salah satu pemegang saham. Nggak tau kalau sekarang “@kamvreids: Sritex bknnya punya Harmoko bang?

Saya nggak bisa lebih detil bicara tentang Sritex karena perusahaan ini milik salah satu emiten yg tercatat di Bursa Efek Indonesia.

 

Posted in: Uncategorized