biofuel, root beer, syphilis, dan film India dari @hotradero

Posted on November 9, 2010

0


Achtung! “@sciam: Biofuel worse for climate than fossil fuel: study http://bit.ly/aesRZi

Karena program BioFuel Eropa memerlukan wilayah 69 ribu km persegi (lebih 100x luas Jakarta) utk penyediaan lahan konversi @dipzeebear

Utk penyediaan lahan sebesar itu – maka akan ada lahan pertanian pemasok pangan manusia yg harus dikorbankan. re:BioFuel Eropa.

Bisa saja lahan itu tdk harus di Eropa: melainkan di negara ketiga – tp efeknya akan lbh berat: negara dunia ke 3 lebih bergantung pangan.

Dan tentu biofuel dr dunia ke-3 hrs ikut pertimbangkan ketersediaan air, logistik & pengangkutan hingga mencapai pasar Eropa.

Idealnya, BioFuel dikonsumsi dekat dg pusat produksi. BioFuel di Papua misalnya – lebih rasional terkait ketersediaan lahan & ongkos angkut.

Penyakit klasik bangsa kita…😦 RT @endalayukallo: tapi korbannya ada jg tuh di NTT. Jarak ditanam secara masif tapi belum ada yg ambil.

 

tentang rootbeer

Ada pertanyaan: “Apakah minuman “#Root_Beer” mengandung alkohol? Kalau tidak – lantas kenapa dinamakan Bir/Beer?”

Apa yg disebut #Root_Beer aslinya adalah minuman khas orang Indian Amerika Utara. Dipopulerkan oleh org Spanyol pasca Columbus.

Minuman #Root_Beer bahan bakunya adlh tanaman Sassafras yg asli Amerika Utara & mulai dikenal oleh orang Spanyol sejak 1528.

Iya, karena saat dituang mengeluarkan busa – seperti bir – walaupun tdk ada kandungan alkoholnya. @elnuevo77 @meridiansyah

#Root_Beer dibuat menggunakan bahan akar tanaman Sassafras. Itu sebabnya disebut sebagai Root = Akar. Selain tentu ad bahan lain.

Utk menguatkan rasa #Root_Beer – biasanya selain akar tanaman Sassafras, ditambahkan jg Licorice, Buah Pala, Coklat, & Sarsparilla.

Sassafras beda dgn Sarsparilla. Seiring waktu, #Root_Beer lebih mendekati rasa Sarsparilla ketimbang rasa asli mengunakan Sassafras.

Mengkonsumsi akar Sassafras dlm jangka panjang bisa mencetus kanker hati. Ini ditemukan thn 1960-an. #Root_Beer jadi berubah.

Sassafras dikurangi & bahkan sering dihilangkan. Gantinya kandungan Sarsparilla yg dinaikkan. Itu yg ada di #Root_Beer sekarang.

“@famins: kemaren saya baru baca juga bang, sassafras roots yg masih mengandung safrole bisa menimbulkan gangguan hati dan kanker. cmiiw”

Betul, Safrole yg jd biang kanker hati. Dan Safrole dr tanaman Sassafras adlh bahan baku pembuatan Pil Extacy/Methyl Ampethamine.

Ada juga #Root_Beer yg tetap menggunakan akar Sassafras, ttp telah dibuang kandungan Safrole-nya agar aman dikonsumsi jangka panjang.

Untuk #Root_Beer yg ada di Indonesia, Sassafras-nya boleh dikata tidak ada lagi – Sarsparilla-nya yg dominan selain bahan lain.

Saya belum tahu bedanya #Root_Beer yg masih mengandung Sassafras (baik pakai Safrole-nya atau tidak) dg yg dominan Sarsparilla.

Berbeda dg Sassafras yg seperti pohon – tanaman Sarsparilla itu tanaman merambat. Seperti bentuk fisik tanaman anggur #Root_Beer

Aslinya tanaman Amerika Tengah, Sarsparilla berasal dr bahasa Spanyol: Zarza (= perdu) parrilla (=tanaman anggur jenis kecil).

Baik Sassafras maupun Sarsparilla – dua2-nya dulu dikenal sebagai tanaman obat penyakit kulit & kelamin. Mungkin krn bawaan org Indian.

Apa yg dikenal sebagai penyakit Syphilis – aslinya adlah penyakit dr orang Indian Amerika yg lalu menyebar ke bangsa Eropa.

Minuman mengandung Sassafras & Sarsparilla dulu dianggap bisa obati Syphillis. Namun kedokteran modern membuktikan tdk demikian.

Dari org Indian, penyakit Syphilis menyebar ke Eropa lewat orang Spanyol & Perancis. Di Italia disebut: “Penyakit orang Perancis”

Syphilis sendiri “Syphilus” – org Eropa pertama yg diduga jadi penyebar penyakit ini – yg semula dianggap kutukan Dewa Apollo.

Uniknya, Syphilis sendiri di Perancis dikenal dg nama “Penyakit orang Italia”. Sementara di Belanda disebut “Penyakit org Spanyol”

Di Russia, Syphilis disebut “Penyakit org Polandia”. Di Turki penyakit itu disebut “Penyakit orang Kristen”. Pokoknya penyakit musuh.

Jadi, syphilis adalah penyakit yg punya nama berbeda di tempat berbeda – merujuk nama musuh masing2. Walau yg menulari bangsa sendiri.

OK tweeps segitu dulu cerita dari #Root_Beer sampai ke Syphilis. Saya ada mengikuti meeting dulu.

Penyakit Raja Singa/Gonorrhea beda dari Syphilis/Sifilis. “@St_Dedi: Kalo disini malah dibilang penyakit Raja Singa,dasar gak mau ngaku :)”

 

tentang film india

Di India memang biasa orang nonton film yg sama 8-10 kali. Dan memang cuma di India yg seperti itu. @motulz

Bagi kebanyakan org miskin India – nonton film adalah untuk sejenak melupakan kesulitan hidup. Maka tdk lepas dr nyanyi & nari.

Bollywood biasa membuat lbh 700 film setahun. Sehari bisa lebih dari 2 film. Satu aktor bisa main di 4-5 film sekaligus bersamaan.

Adegan hujan-hujanan di film India sebenarnya biasa ada agar aktrisnya bisa tampil seksi tanpa harus melepas pakaian. @tomitapr

Iya film India durasinya panjang. Sampai ada break istirahat segala. Tapi memang biasa begitu. @PinkyWeasley

Di India, drama televisi jg banyak penontonnya. Biasanya kelas menengah. Dan ini sering sampai ekstreme. @mbakanggun

Dulu pernah ada Film TV Seri “Mahabharata” diputar di TV India. Lalu listrik padam. Para penonton ngamuk. Kantor PLN dibakar.

Iya. Soundtrack film juga jd banyak sekali. Lagu2 dari film India itu yg banyak dijiplak penyanyi dangdut Indonesia. @TitiwAkmar @NugiKusman

Iya. Tp sekarang sdh tdk separah dulu “@jekijack: karena itu karakter2 dalam film Bollywood banyak mirip2, biar ga pusing pendalaman peran”

ya betul. Seingat saya seri itu pernah diputar di Indonesia. “@FuLosGilos: Dulu d TPI jg ada,pas listrik padam anak2 kecil ngamuk om”

Saya nggak tau siapa yg mulai begitu “@defisuper: bang,tp knp d film india,mreka suka nari2 di tiang/pohon?? sy penasaran bgt sm hal ini..”

Iya. “@mbakanggun: terbalik sm di indo ya? Kalo di indo biasanya yg ke bioskop itu yg “pnya uang”,trs yg ga pnya uang nonton di tv aja.”

Bisa jadi. RT @envyofgod: Setau saya sudah nembus 1000 film per tahun atau 3+ film per hari..

Sebenarnya sebutan Bollywood itu merujuk pd kota Bombay (sekarang Mumbai) sebagai pusat industri film (jg industri keuangan) India.

Tp India sendiri sebenarnya luas sekali & penduduknya dr berbagai etnis. Maka film India pun sebenarnya tersebar di berbagai tempat.

Tapi semuanya kadung disebut sebagai ‘Bollywood’ seolah-olah semuanya dibuat di Bombay atau sekitar Bombay…

Sama kayak di film2 Indonesia: Supaya ceritanya jadi seru. “@Liemunawar: kenapa polisinya slalu telat dtg ya?”

Betul. Dulu sensor di film India ketat sekali, jadi terpaksa diakali dgn berbagai cara lewat berbagai variasi adegan. @adhityamulya

Kayaknya Inspektur tdk selalu Vijay lagi deh. Dulu sih iya. (CATATAN: Vijay = Wijaya = Menang) @ipytsuripit @ayeayerica

Iya. “@lianamaku: sama seperti film Iran ya pak, yang sgt kreatif mengakali scene krn peraturan yang ketat? #mengakaliadeganfilmindiadulu

Film2 buatan India pengaruhnya kuat. Bahkan sampai ke Afghanistan & Tibet via dubbing. @andi_firman

Tokoh yg bernama muslim di film2 India juga umum muncul utk menarik pangsa pasar di sekitar India – termasuk Bangladesh & Pakistan.

 

Posted in: Uncategorized