tentang pesantren dari @syukronamin

Posted on October 29, 2010

0


Okay, seperti request teman2, sy akan #kultwit sedikit ttg “Apa itu #pesantren? ”

1. Definisi #Pesantren diyakini berasal dr asal usul kata Santri dg penambahan awalan pe & akhiran an, dg penyesuaian huruf ‘i’.

2. Kata ‘Santri’ sendiri dr bhs India Tamil yg berarti Guru Mengaji. Ada jg yg mengatakan sbetulnya berasal dr bhs Sansekerta. #pesantren

3. Kata Santri konon jg berasal dr ‘Shastri’ dari akar kata “Shastra’ yg berarti buku2 suci, buku2 agama, atau buku2 ilmiah. #pesantren

4. Istilah #pesantren tdk bgitu populer di daerah Minangkabau yg menyebutnya dg ‘Surau’, & Aceh dg isitilah ‘dayah’.

5. Kata #pesantren selalu bersanding dg kata ‘Pondok’ yg merupakan adaptasi dr bhs Arab ‘funduk’ yg berarti asrama/hotel.

6. Sebagai lembaga pendidikan, #pesantren mrupakan “cikal-bakal” berdirinya sekolah2 umum di Nusantara sejak masa perjuangan.

7. Aktivitas #pesantren mulai menggeliat stlh para tokoh muda Islam yg belajar di Mekah kembali ke tanah air. (pasca PD I).

8. Oleh para pemuda kita, #pesantren yg tadinya hanya mengkaji materi2 keagamaan, dikembangkan dg merubah kurikulumnya.

9. Sistem pengajaran #pesantren yg tadinya hanya membahasa kajian Keislaman, ditambahi dg materi2 umum, sprti bahasa asing & sastra.

10. Di #pesantren Tebu Ireng yg skrg diasuh @Gus_Sholah misalnya, sjk th 1919 sdh diajarkan materi Al-Jabar, Geografi & Bhs Belanda.

11. Bahkan salah satu tokoh pendiri NKRI, Wahid Hasyim pd thn 1934 tlh mendirikan sekolah #pesantren ‘sekuler’, dmn 70 % kurikulumnya umum.

12. Sejak inisiatif Ayahanda #GusDur utk mendirikan #pesantren (sekolah) berbasis pendidikan umum itu. Kmudian ditiru o/ masyarakat umum.

13. #Pesantren jg mempunyai andil yg besar dlm sejarah perjuangan. Tercatat Mbah Hasyim prnh mengeluarkan resolusi Jihad melawan penjajah.

14. Dulu, sblm ada Madrasah. Sistem pendidikan di #pesantren tdk mengenal tingkatan/kelas. Jadi hanya sperti majlis ta’lim (ngaji) sj.

15. Ide2 pembaharuan pendidikan yg digagas o/ Mbah Hasyim & Mbah Dahlan dlm #pesantren sangat menumbuhkan Nasionalisme rakyat.

16. Modernisasi pendidikan #pesantren dg mengadopsi pendidikan Mekah sbtulnya upaya mengimbangi sekularisasi imprealisme Belanda.

17. Kualitas Madrasah milik #pesantren tentu msh kalah jauh dg Sekolah yg didirikan Penjajah. Maklum, krn swadaya para Kyai.

18. Contoh #pesantren yg mendirikan Madrasah atas biaya Kyai yg kaya ialah Ponpes Darul Ulum Jombang. Dibangun thn 1885.

19. As center of learning, #pesantren dlm sejarah keislaman di Nusantara, ia merupakan lembaga tertua utk mengembangkan Islam pribumi.

20. Secara umum, #pesantren memiliki ciri-khas yg tdk dimiliki o/ lembaga pendidikan pd umumnya. Apa saja itu?

21. a. #pesantren selalu dipimpin o/ Kyai (Konsultatif) yg disokong o/ Keluarganya, serta dibantu o/ Santri2 senior (Eksekutif) yg jg Guru.

21. b. #pesantren adlh bagian terpenting dr Kyai utk mendsitribusikan Dogma & Doktrin Keislaman secara efektif.

22. c. Unsur Kyai-Santri adlh faktor terpenting sebuah lembaga bs dinamakan #pesantren. Tanpa salah satunya, maka mustahil.

23. d. Seorg Kyai hrs memiliki hubungan emosional dg Santri. #Pesantren ibarat padepokan utk “menggembleng” jiwa para muridnya.

24. e. Seluruh Santri wajib Patuh trhdp smua “titah” Kyai. Mk #pesantren ibarat “kerajaan”. Atau “penjara suci”.

25. f. Para Santri wajib hidup mandiri. Krn, #pesantren menuntut tanggung-jawab pribadi & sosial kpd seluruh penuntut ilmu.

26. g. Selain mandiri, para Santri dituntut disiplin dlm sgala hal laksana pendidikan ala Militer. Bedanya, #pesantren lbh flexibel.

27. h. Sbuah lembaga bs disbut #pesantren jika terdapat fasilitas sbb: Asrama, Masjid/Mushola, & Rumah Kyai.

28. Ada 2 versi, mengenai sejarah munculnya #pesantren. Konon berakar dr tradisi ‘tarekat’ Islam, & pengadaptasian dr sistem Hindu.

29. Fakta pendukung bhw #pesantren bukan berakar dr tradisi Islam adlh tdk ditemukannya lembaga pesantren tua di negara2 Islam lainnya.

30. Kata “ma’had” utk #pesantren, berbeda dg penggunaan di kawasan Arab. Ma’had dipakai u/ lembaga formal, sprti akademik/institut.

31. Di Saudi & Yaman, isitilah #pesantren bukanlah “ma’had islamiyyah” tapi “rubat/ribat”. Ma’had dipake utk lembaga kursus.

32. Di Mesir, istilah Ma’had jg tdk digunakan utk #pesantren. Ma’had dipakai utk Sekolah Persiapan Bahasa sblm masuk kampus Azhar.

33. Selain punya track-record baik, kini ada #pesantren yg mengalami dekonstruksi. Dari penumbuhan Nasiolisme menjadi Arabisme.

34. Sama halnya Masjid, #pesantren jg bs digunakan utk pen-Doktrin-an Distorsi bibit2 kebencian. Dlm hal ini, amatilah Ponpes Ngruki.

35. Meski #pesantren merupakan pusat pendidikan, bukan berarti tdk patut dikritik. Demi kemajuan, lembaga ini hrs selalu dikritik.

36. Model pendidikan di #pesantren seharusnya dirubah. Santri tdk selamanya mengikuti Doktrin Kyai. Atau seorg murid kpd Ustadz.

37. Seorg pengasuh #pesantren yg sdh terjun ke politik pun hrs dikritik. Krn visi-misi pendidikan biasanya disorientasi.

38. #pesantren yg mengembangkan pola bisnis sprti Al-Zaytun Indramayu jg perlu dikritik. Lembaga ini sangat komersil.

39. #pesantren dg kurikulum tradisonal yg gagap modernisasi sprti di kalangan NU patut kita kritik, agar tdk gagap jaman & perubahan.

40. Selain tradisional, msh bnyk #pesantren konvensional dr segi kesehatan & tekhnologinya. Dan anehnya, justru dianggap normal.

41. Hampir di semua #pesantren NU sperti Kalibeber #WSB. Istilah “gudig”, penyakit kulit sangat familiar. Tp tdk diatasi. Ini kesalahan.

42. Aneh jika ada #pesantren yg membiarkan “gudig”(penyakit kulit), dg dalih cobaan (kesehatan) u/ Santri. Ini kesalahan dlm kebersihan.

43. Kita hrs mengapresiasi #pesantren yg mengajarkan teknologi & bahasa2 asing, serta ketrampilan utk bekerja. Tdk hanya mengajar.

44. #Pesantren yg hanya mengkaji kajian2 keislaman hrs dikritik. Hidup bermasyarakat tdk cukup hanya dg mengaji sj.

45. Pola pemberian sanksi di #pesantren yg notabene fisik hrs dirubah. Sanksi tdk hanya memberi efek jera, tp memberi nilai positif.

46. Adanya ‘gank’ di #pesantren tertentu yg dikuasai Santri2 Senior hrs dihilangkan. Ini lembaga pendidikan, bukan pemasyarakatan.

47. Semestinya, “khadam” atau abdi-dalem Kyai di #pesantren, tdk hanya menerima upah logistik (konsumsi). Tp jg berhak menerima gaji.

46. Seharusnya, Lurah (kepala Santri) #pesantren tdk selamanya dr Laki2. Santri Putri yg punya kapabilitas hrs diberi kesempatan.

47. #Pesantren mmg “penjara suci”. Bukan berarti di dalamnya tdk prnh terjadi praktek2 tak terpuji, seperi pencurian & pemerasan.

48. Adalah wajar, jika di #pesantren terjadi praktek suka sesama jenis (gay/lesbi). Ini faktor psikologis sbgmn yg terjadi di penjara.

49. Adlh keliru, jika alumnus #pesantren selalu dipandang/dituntut bhw pemikiranya hrs sprti pemikiran Kyainya. Ini soal pemahaman.

50. Seorg Kyai melahirkan Kyai pula tdk selamanya benar. Ada bnyk anak Kyai #pesantren tdk menguasai ilmu keagamaan sprti Abahnya.

51. Budaya priyayi #pesantren, sama sprti yg trjadi/dilakukan o/ para Habib. Biasanya berlangsung pada pernikahan (anak) antar Kyai.

52. Sayangnya, pemerintah msh diskriminatif trhdp status pendidikan #pesantren. Masyarakat pun menganggapnya sbg non-formal.

53. Dlm sistem KBM #pesantren, ada 2 sistem yg tradisional yg khas, yaitu: “bandongan (kuliah umum) & sorogan (tutorial)”.

54. Kini, di era Reformasi, #pesantren kian berlomba-lomba dg lembaga2 umum, yaitu dg mendirikan Sekolah2 Kejuruan. Ini sngat potensial.

55. Yg hebat dr Murid2 SMP & SMA di #pesantren ialah, prestasi mreka justru lbh baik dr mreka yg tinggal di kost maupun rmh. Pdhl padat.

56. Soal leadership, #pesantren jg mrupakan media yg baik. Buktinya, banyak ketua2 organisasi di Sekolah/Kampus yg dipimpin o/ Santri.

57. Bukan bermaksud promosi, #pesantren adlh “pedepokan” yg efektif u/ membimbing kemandirian, kedisiplinan, & kepemimpinan.

58. Jadi, tanamkan persepsi bhw alumnus #pesantren karirnya tdk melulu jadi Guru Ngaji/Madrasah/Pengurus Parpol Islam. Ini sempit.

59. Budaya yg dibawa #pesantren, bhw Santri hrs menikah dg Santriwati hrs dirubah. Ini soal style hidup. Tdk ada norma yg mengatur.

60. Tradisi jebolan #pesantren hrs berbaju koko, berkopyah, sarungan, berjenggot, dg “ultra-red” di jidat, hanyalah pencitraan yg Islami.

61. Jadi, klo ada org2 yg ngaku2 Fanatik #pesantren, tp tdk tau ideologi-idealisme seorg Santri. Lbh baik kita cuekin saja.

62. #Pesantren yg baik adlh yg mengantarkan & mendukung Santrinya u/ progresif & kreatif. Bukan justru dikebiri.

63. Sekali lg, mengkritisi sesuatu bukan berarti benci. Tp, ini adlh proses pendewasaan. Termasuk di dlmnya mengkritik #pesantren.

64. Menghormati #pesantren adlh wajib. Mengkritiknya jg suatu keharusan. Inilah dinamika beragama dlm Islam. Sekian. cc @twitpocket

Posted in: Uncategorized