tentang produksi film (#FilmProd) dari @dikiumbara

Posted on October 19, 2010

1


1. Jabatannya keren, PRDUSER. Sebagian besar orang mengira, pasti dia banyak duitnya🙂 Ini anggapan keliru! #FilmProd

2. Yg “banyak duit” itu investor, bisa saja investor jadi Produser atau Eksekutif Produser. Agak jarang sih yg mau🙂 #FilmProd

3. Sebetulnya banyak jabatan yg embel2nya pake produser : Executive Producer, Line Producer, Co-Producer, dll. Ini beda2 #FilmProd

4. Yg jelas, mereka itu terlibat dalam pembuatan produksi sebuah film dari awal sampai akhir. Jobdesk produser itu seabreg🙂 #FilmProd

5. Produser terlibat dari awal, dr mulai “mendapatkan” naskah yg layak u/ diproduksi menjdi sbuah film yg bs dinikmati penonton #FilmProd

6. Produser berhak “mengobrak-abrik” naskah bersama penulis, sebelum naskah itu akhirnya dinyatakan screen lock/Final #FilmProd

7. Apalg klu produser itu jg sekaligus sbg Co-Writer/Penulis ke 2, Riri Riza misalnya. Dia akan intens dlm membangun naskah. #FilmProd

8. Klu dlm film ada 2 hal, kreatif dan manajerial, prod terlibat di ke duanya. Dia harus tau artistik sinematografi & manajemen #FilmProd

9. Pengetahuan seni, manajerial, dan insting bisnis kudu wajib dimiliki oleh seorang calon produser. #FilmProd

10. Selain kerjasama dg penulis, seorang produser jg harus cakap berkomunikasi dengan “Tuhannya” film yakni sang sutradara #FilmProd

11. Produser, penulis, sutradara. 3 orang ini harus punya visi yg sama dlm 1 project film yg mereka garap. Kalau gak, ya gawat!!! #FilmProd

12. Back to naskah, inilah blue print sebuah film. Seorang produser tak boleh manut bgitu sj pd penulis. Naskah jelek=film jelek #FilmProd

13. Kalau perlu revisi 15 ya mesti 15 kali ! penulis naskah profesional tau persis kalau naskah itu pasti bolak-balik revisi🙂 #FilmProd

14. O’ya hanya 2 orang yg boleh intervensi dlm naskah, sutradara dan produser. Investor sih harusnya diem aja !🙂 #FilmProd

15. Script development itu waktunya panjang. Script/screen lock diputuskan oleh produser. Dan penulis pasti senang🙂 #FilmProd

16. Film merupakan karya seni kolektif. Penulis, Sutradara, & Produserlah yg paling bertanggungjawab baik/buruknya film #FilmProd

16B. Dan produserlah yg mengontrol semua itu. Tapi tenang, produser punya banyak pembantu🙂 Line Producer salah satunya. #FilmProd

16C. Tentang Line Producer sila tanya @captainugros yg belum lama jd Line Producer di #SangPencerah #FilmProd

17A. Yg paling ribet sebagai produser sbtulnya bukan kerja bareng penulis dan sutradara, tapi dengan investor🙂 Kenapa ? #FilmProd

17B. Produser mesti jago meyakinkan investor dg filmnya. Kadang (maaf) ada produser berlaku seperti pengemis mencari investor #FilmProd

17C. Itu kalau produser yg mencari investor, kalau kondisinya terbalik (investor yg cari produser) ya gak segitunya🙂 #FilmProd

18. Investor kebanyakan seperti pebisnis murni, dengan duit sedikit harus dapet duit banyak dari film. Sumpah ini beneran!!🙂 #FilmProd

19. Jadi, slh satu biang buruknya bbrp film Indonesia ya “ulah” investor tadi. Makanya produsernya jd stress🙂 #FilmProd

20. Lalu apa yg harus dilakukan produser menghadapi dilema ini ? Tak ada! kcuali “cheating” alias akal2an. Kita bhs ini bentar ya #FilmProd

21A. “Cheating” itu antara lain : akal-akalan budget produksi. Caranya ? banyak🙂 1. minimalisir budget produksi #FilmProd

21B. Minimalisir kru (ini jangan ditiru). Rudy Soedjarwo hanya pake 40 kru untuk sebuah film. Dan ini contoh tak baik🙂 #FilmProd

21D. Jumlah kru itu harus optimal, bukan diminimalisir. Kalau perlu runner 3 ya harus 3 jangan cuma 1. #FilmProd

21E. O’ya runner itu semacam OB di sebuah produksi film. Sepertinya pekerjaannya simpel, tp ini mrupakan jabatan yg sangat penting….

22. Breakdown Script alias bedah naskah. Inilah point penting yg harus diketahui oleh calon produser #FilmProd

22B. Dg bedah naskah akan segera ketahuan, brp lokasi yg harus digunakan, apa saja alat yg diperlukan, dan smua kep film lainnya #FilmProd

23. Untuk keperluan artistik film, art director juga membuat breakdown tersendiri yg dilaporkan pada produser. Diskusikan ini! #FilmProd

24. Nah, kalau mau berantem di sebuah proses produksi film, di tahap (breakdown script) inilah saatnya🙂 bukan waktu shooting #FilmProd

25. Jd brainstorming tak hanya dilakukan saat script development, pd tahap breakdown juga diperbolehkan. Ini tahap yg seru ! #FilmProd

26. Budgeting, ini pekerjaan produser yg cukup memeras otak. Dari breakdown masing2 departemen, roduser merekap menjadi angka2🙂 #FilmProd

Bagi yg baru nyimak racauan saya, ini dari sisi PRODUSER bukan produksi film secara keseluruhan🙂 #FilmProd

27. Budgeting harus dilakukan secara detail dan hati2. Bekerja dg seniman pekerja film agak berbeda dg profesi lainnya. #FilmProd

28. Misal, seorang Art Director mengajukan budget yg ampun2. Produser kudu bijak, harus tau kenapa dia mengajukan budget demikian #FilmProd

30. Apa yg perlu dipersiapkan dari seorang produser ketika presentasi di hadapan yg punya duit alias investor ? kita bahas ini y #FilmProd

31A. Yakinkan pd investor bahwa film yg akan digarap itu bagus dan pasti laku di pasaran. Sbagian investor sih udah tau🙂 #FilmProd

31B. Kenapa film yg akan anda produksi itu menarik buat penonton ? cari jawabannya lalu kabarkan dg yakin pd investor #FilmProd

31C. Kadang investor itu sotoy🙂 tetep aja harus didengarkan oleh produser, kan dia yg punya duit. Ini bukan brarti menjilat #FilmProd

31C. Presentasikan budgeting secara umum saja, misal gak usah bilang: film ini perlu 50 Kane film dg harga bla..bla…bla #FilmProd

31D. Paling banyak presentasi dg investor itu 5X, kecuali investor yg bener2 mau terlibat di proses pembuatan film tsb. #FilmProd

31E. Presentasi di hadapan investor, produser cukup ditemani sutradara. Ngapain juga bawa2 orang wardrobe🙂 hahaha… #FilmProd

32. Cukup sekian dg investor:) Kita kembali ke persiapan dg kru film lainnya di tahap pre-producton, masih banyak PR di sini. #FilmProd

 

A1. Ada banyak faktor kenapa film “tidak laku” di pasaran. 1.Cerita, pemain, sutradara yg buruk. 2.Produser dan Investor yg buruk #FilmProd

@donisumantri A2. Kita bahas yg terakhir. Berarti ada kesalahan prediksi produser dlm memahami pasar, dan ini fatal. #FilmProd

@donisumantri A3 Memprediksi penonton itu bukan omong kosong. Produser harus jeli siapa sebenarnya yg dia sasar. #FilmProd

@donisumantri A4 Kadang film baik tak ditonton banyak orang. Publisitasnya yg gagal 🙂 Publicity di film itu penting. #FilmProd

@donisumantri A5. Dana publikasi film itu minimal 20% dari biaya produksi film itu sendiri. Kadang investor gak peduli. #FilmProd

@donisumantri A6. Bagaimana mungkin calon penonton tau ada film baru kalau publisitasnya kurang. Ini banyak contohnya. #FilmProd

@donisumantri A5 Misal: walaupun publistas resmi kurang, #SangPencerah dipublikasi secara masih di situs jejaring sosial #FilmProd

@donisumantri A7 Banyak yg tau ada #SangPencerah dari twitter ketimbang trailer di TV. Jd, publisitas itu emang penting🙂 #FilmProd

@donisumantri A8. Kadang investor juga gak fair sama produser soal publikasi film. Malah ada yg gak diajak rembuk😦 #FilmProd

RT @lalatimothy: hi Mas, boleh nambahin ya..menurutku ada 1 hal lg yg mempengaruhi sales film, khususnya di Ind, yi masalah exhibitor🙂

setuju dg @lalatimothy bahwa mslah exhibitor juga pengaruh🙂 twenty one misal, publikasi gencar untuk film produksi PH yg besar saja

RT @lalatimothy: @dikiumbara ga tahan Mas…pengen ralat lagi…21 ga pernah publikasiin film lokal, promo semua ditanggung PH masing2. :DD

Posted in: Uncategorized