tentang tahun Jepang, penemuan Amerika, onta, eskimo dan iglo dari @hotradero

Posted on October 12, 2010

0


twit series singkat tentang penanggalan Jepang, yang berawal dari pertanyaan tentang tulisan tahun kemerdekaan RI di uang pecahan 100.000 rupiah

Ditulis tahun 05 karena merujuk pada tahun penanggalan Jepang di mana Masehi 1945 = Showa 2605. re: tulisan di pecahan 100ribu.

Kalender Jepang dihitung mulai 660 Masehi. Dulunya kombinasi penghitungan bulan & matahari – lalu berubah jadi perhitungan matahari saja.

(Sepertinya dulu pernah saya tulis): Contoh penggunaan kalender Jepang adlh pada pesawat Zero. Disebut Zero krn mulai berdinas thn 2600.

Ooops koreksi: bukan 660 Masehi tapi 660 sebelum Masehi. Yaitu saat munculnya dinasti pertama Kaisar Jepang: Jimmu Tenno.

Karena berada di bawah pendudukan Jepang, maka wajar saja pencantuman tanggal pd dokumen resmi akan mengikuti standar Jepang

tentang penemuan Amerika dan onta, nyambung ke eskimo dan iglo:

Kalau benar2 maksudnya discovering America – ya berarti sekitar 40 ribu tahun yg lalu. Jalan kaki via Selat Bering.

Yg mungkin unik: manusia & kuda dan onta sebenarnya tukeran di Benua Amerika. Yg satu nyeberang ke Amerika yg lain nyeberang ke Asia.

Nenek moyang onta itu aslinya kelahiran Benua Amerika. Makanya ada “sepupu”-nya Onta yang bernama Llama & Guanaco di Amerika Selatan.

Nenek moyang onta yg menyeberang ke Asia – lalu berevolusi menjadi Onta Bactrian (berpunuk 2) & Dromedarian (berpunuk 1).

Yg berpunuk satu (Dromedarian) badannya lebih besar & mampu mengangkut beban lebih berat. Juga lebih tahan haus & jarak jauh.

Kenapa saya tiba2 nge-twitt tentang Onta ya? Padahal tadi kan tentang Benua Amerika… Ya sudah tweeps… nanti saja dilanjutkan ya.

Iya. Dulu waktu jaman es, Selat Bering yg memisahkan daratan Asia & Amerika mengering, karena permukaan laut turun. @elnuevo77

Saat mengeringnya Selat Bering itulah manusia merantau dari Asia daratan ke benua Amerika. Lalu bermigrasi dr Amerika Utara ke Selatan.

Jadi, orang Indian Amerika itu pada dasarnya satu keturunan dg orang2 Asia. Kalau saya tdk salah mereka berkerabat dekat dg ras Mongoloid.

Sesudah es mencair & permukaan laut naik, orang yg menyeberang ke Amerika menjadi terisoloasi. Mereka lalu membentuk masyarakat sendiri.

Sepanjang sejarah, diperkirakan ada 500 suku/sub suku org Indian (disebut “nation”) di seluruh benua Amerika. Yg lebih maju ada di Selatan.

Di antara suku2 ini ada yg bersahabat & ada yg bermusuhan. Orang Indian Amerika secara umum bermusuhan dg bangsa Inuit (org Eskimo).

Kalau bicara org Eskimo, biasanya kita langsung ingat Igloo – rumah es org Eskimo. Tapi apa iya mereka tinggal di igloo? Ternyata tidak.

Maaf kalau ngetiknya ngaco. Saya sedang di taksi dim perjalanan ke bandaram

Igloo itu rumah darurat. Jadi org Eskimo tdk sepanjang waktu ada di situ. Hanya saat keadaan darurat, semisal menghadapi badai salju.

Orang Eskimo dpt membangun igloo darurat dlm beberapa jam saja. Penting utk melindungi diri dari badai salju, di mana suhu bisa -30 C.

Pada suhu serendah & angin sekencang itu, orang bisa kehilangan telinga atau hidung (yg membeku) hanya karena terbuka & tertiup angin.

Di dalam igloo suhu sebenarnya masih cukup dingin: -5 sampai 10 derajat Celcius. Tp jelas masih mending ketimbang di luar diterpa badai.

Cara masuk ke dalam igloo pun unik, krn pintu masuknya dicapai dgn cara menggali ke bawah tanah sebelum muncul di dalam igloo.

Karena pintu berbentuk seperti itu & ruang udara yg ada di antara es & salju, maka suhu di dlm igloo bisa berbeda tajam dg suhu di luar.

Sesudah badai salju reda, igloo akan ditinggal begitu saja. Biasanya akan runtuh sendiri saat suhu memanas.

Tweeting ttg Indian & igloo ditunda dulu, krn pesawat ke Singapura sudah mau berangkat. Sampai jumpa.

Posted in: Uncategorized