seputar pesawat udara dari @hotradero

Posted on October 6, 2010

0


F-16 kan memang pesawat lama. Pertama kali terbang tahun 1974. Pesawat Sukhoi-27 pertama kali diproduksi tahun 1984.

Di tengah teknologi radar 100km & misil BVR seperti AMRAAM – apa pesawat tempur kalau perang masih perlu manuver lagi tulz? @motulz

F-16 desain airframe-nya sudah “mati” tulz. Nggak banyak lagi yg bisa ditambahkan. @motulz

Apa yang kita kenal sebagai pesawat “Sukhoi” – itu sebenarnya nama pabrik pesawat. Jadi harus spesifik Sukhoi yg mana yg dimaksud.

Pesawat Sukhoi biasa punya kode Su. Produk pertama yg berdinas aktif: Su-2. Pesawat tempur berbaling-baling keluaran tahun 1937

Dulu ada banyak pesawat Soviet: Su (Sukhoi), MiG (Mikoyan Gurevich), Tu (Tupolev), An (Antonov), Ya (Yakovlev), Il (Ilyushin), Mya (Myasisc)

Sesudah Uni Soviet pecah, keadaan berubah. Antonov menjadi pabrik pesawat milik Ukraina. Sementara di Russia, pabrik yg lain konsolidasi.

Saat ini pabrik pesawat Tupolev, Ilyushin, Yakovlev & Mikoyan sudah digabung dengan Sukhoi menjadi satu perusahaan.

Kalau mau bicara dogfight – justru lebih relevan di jaman sebelum jet. Mulai dari masa Red Baron hingga Zero Perang Dunia II.

Di masa PD I, pertempuran udara bersifat ksatria. Saat Manfred von Richtofen (Red Baron) dikubur – Inggris mengirim karangan bunga baginya.

Jerman. Ya pakai Fokker. RT @ranggalanang: Red Baron itu ace-nya negara apa ya? Saya lupa tapi pake fokker tri-wing kalo ga salah ya?

von Richtofen mencat pesawatnya merah menyala – sehingga mudah dikenali kawan & lawan. Sampai skuadronnya disebut “Sirkus Terbang”.

Karena pesawatnya merah menyala – maka Manfred von Richtofen dikenal dengan nama “Red Baron”

Saya tdk tahu apa aspek akrobatik jet tempur masih relevan di jaman misil udara ke udara & darat ke udara yg dikendalikan radar jarak jauh.

Kalau jet tempur dibeli dgn harga mahal hanya buat dipamerkan akrobatiknya saat HUT tp tdk berkutik dihantam misil bila perang. Buat apa?

Kalau utk serangan darat – bisa pakai UAV/UAS. RT @ajiwar: masih!Untuk penyerangan target darat strategis

Dan aspek manuver jet tempur lebih dominan pada kemampuan pilot & pendidikan pilot. Pilot kurang gizi tetap saja akan kalah.

Kalau memang utk jaga laut agar tdk dicuri – kita tdk perlu jet tempur yg bisa jumpalitan. Toh lawannya kapal pancing ini… @arons13

Untuk jaga perbatasan, kita lebih butuh pesawat radar pengawas seperti E-2 Hawkeye yg lalu bisa mengontak kapal patroli.

Seorang teman pernah cerita: pilot tempur TNI sebenarnya dapat tunjangan gizi agar tetap sehat. Tapi habis utk bayar kredit rumah.

“@drtjokro: Dr teman juga, pilot2 pesawat tempur utk makan siang kadang minta pada dokter skadron @hotradero

“@drtjokro: Kasian pilot2 tempur, mereka tidak punya ‘side job’ seperti teman2nya di skadron angkut @hotradero

“@Owi3: Ngomong gizi tentara, ingt Minggu lalu d Monas, belasan Tentara yg mnyiapkan HUT TNI, trlihat kompak : Makan Pop Mie Gelas.. : (”

Kalau budget gizi pilot tempur cuma lemper & vitamin C – gimana bisa cukup sehat menghadapi manuver 9G…?🙂 @ontjemore

masih twit seputar pesawat terbang, tapi yang ini berkaitan dengan cuaca

Secara statistik, pesawat terbang masih jadi moda angkutan yg termasuk paling rendah tingkat kecelakaannya. @irwank2k2

Sambil duduk di lounge & melihat hujan turun. Kecuali saat mendarat & lepas landas, pesawat sebenarnya tidak terlalu terpengaruh cuaca.

Pesawat terbang lebih tinggi dari awan pembawa hujan & pentir (biasanya Cumulonimbus) yg biasa bertengger di 20 ribu kaki (6000 meter).

Cumulonimbus = Cumulus (pengumpul) Nimbus (hujan). Selain berperan menurunkan hujan, juga jadi biangnya petir. Bentuknya bisa sangat besar.

Iya, utk pesawat baling2 RT @kopiganja: pesawat apa dulu? Pake Cessna Caravan kita hrs zig zag antara Cumulonimbus supaya nggak kesamber😀

Supaya terbang secara nyaman & aman maka pesawat jet penumpang terbang sangat tinggi. Biasa di atas 20 ribu kaki. Tentu ada konsekuensinya.

Semakin tinggi pesawat terbang, maka udara & oksigen semakin tipis. Agar penumpang bisa tetap hidup, maka kabin dibuat bertekanan.

Karena kabin bertekanan udara maka kabin pesawat rentan terhadap kebocoran. Kalau ada lubang – maka udara akan berhamburan keluar.

Itu sebabnya mengapa setiap kali kita naik pesawat jet penumpang, ada instruksi tentang bagaimana menggunakan masker oksigen.

Gunanya tentu agar penumpang bisa tetap bisa bernafas (via topeng oksigen) kalau terjadi keadaan darurat kabin mengalami kebocoran.

“@kopiganja: @hotradero Cessna Caravan tidak bertekanan. Minum air mineral dari botol plastik di atas, pas mendarat botolnya kempes :D”

Berapa lama cadangan oksigen tersedia di topeng oksigen penumpang? Biasanya tidak lebih dari 10 menit. Kenapa cuma sebentar?

Karena dalam tempo 10 menit itu, diperkirakan pilot bisa punya cukup waktu menurunkan ketinggian pesawat hingga tekanan mendekati normal.

Ya, penderita sinusitis sensitif tekanan udara. Bisa sampai meramal cuaca, lho… RT @ajiwar: ruangan bertekanan dan sinusitis tidak cocok!

Beberapa penderita sinusitis berat sampai bisa merasakan perubahan tekanan udara yg mendahului turunnya hujan/perubahan cuaca.

Balik ke pesawat udara. Karena udara bertekanan & berada pada ketinggian, efek alkohol menjadi 2-3x lipat pd penumpang pesawat udara.

Itu sebabnya mengapa botol minuman keras di pesawat ukurannya kecil2. Selain utk menghemat ruang jg karena orang jd lbh gampang mabuk.

Bagaimana dg telepon genggam di dalam pesawat? Apakah benar-benar sampai mengganggu penerbangan? Sebenarnya tidak juga.

Sistem navigasi & komunikasi pesawat menggunakan frekuensi khusus & berbeda. Minim sekali efek interferensi. Tapi mengapa tetap dilarang?

“@motulz: iya gak ganggu bang, di Disc Channel pernah diuji koq. Gw pernah nyalain GPS Garmin di pesawat penumpang sebelah ngomel2 :))”

Yg bisa terganggu justru BTS yg ada di darat. Mengapa? Krn kalau ratusan handphone sepesawat hidup & bergerak cepat – antena jd bingung.

Anda bayangkan bagaimana keadaannya di daerah sekitar bandara di mana ada puluhan pesawat berlalu lalang, Menara BTS di darat bisa kolaps.

Yg disebut sebagai telepon selular pd dasarnya menggunakan sistem sel. Berganti-ganti sel saat pengguna telepon berpindah/bergerak.

Bisa anda bayangkan bagaimana nasib sel antena BTS yg tiba2 dikeroyok ribuan permintaan kanal dari ribuan telepon yg berseliweran dg cepat.

Itu sebabnya mengapa telepon selular tetap dianjurkan untuk dimatikan – agar tidak mengganggu sistem selular di darat secara keseluruhan.

Pasti baterenya terkuras krn cari sinyal terus. RT @dkurniawan: Saya pernah tak sengaja lupa mematikan HP dan sinyal 3G terus menyala..

Oh itu efek perubahan tekanan udara saat take off. Makanya kita diberi permen saat lepas landas. Bukan krn promosi…🙂 @canggi

Dengan kegiatan mengunyah & menelan (air liur), maka gangguan di telinga (via saluran eustachius) akibat perubahan tekanan dpt berkurang.

Posted in: Uncategorized