@hotradero tentang uang

Posted on September 17, 2010

0


Dalam sejarah – “uang” bersifat semakin relatif. Selamat ratusan tahun teh & biji coklat pernah berperan sebagai uang sungguhan.

Di kamp tahanan perang, rokok pernah berperan sebagai uang. Bisa ditukar segala macam barang. Lucunya, orang malah jd mengurangi merokok.

Betul. Salary=Salarium=Garam. Dulu gaji tentara Romawi sebagian dibayar dalam bentuk garam. Sisanya dlm koin Denarius

Kata “Denarius” itu pula yg kemudian di Timur Tengah menjadi “Dinar” setelah Imperium Romawi runtuh. Tanpa Romawi, tdk ada Dinar.

Kata poundsterling berasal dr satuan berat pound + sterling (perak). Dulu, uang satu pound itu nilainya setara dgn 1 pound perak.

Mata uang Belanda sebelum Euro: Gulden berasal dari kata “Golden” atau “Guilder” yg merujuk pd surat utang terbitan toko emas.

Walau disebut “Gulden” tapi lambangnya ditulis dengan huruf “fl”. Kenapa begitu? Karena fl dulunya simbol “florint”. Apa itu florint?

Florint / florin berasal dari kota Florence di Italia. Dulu jadi pusat perdagangan & finansial dunia. Mereka terbitkan koin emas.

Koin emas yg diterbitkan dewan kota Florence – dijamin keaslian & kadar emasnya. itu sebab diterima secara luas sbg pembayaran.

Karena orang Florence berdagang sampai ke mana2 & mereka membayar dg koin florin, maka uang itu jadi berharga krn diterima luas.

Juga ada alasan lain kenapa florin diterima sementara uang lain diragukan? Krn dewan kota Florence punya penerimaan besar & konstan.

Sumber penerimaan dewan kota Florence dr pajak & penerbitan obligasi (surat utang). Makin makmur warga kota, makin besar penerimaan.

Mungkin ada yg tanya: bukankah riba dulu diharamkan di Eropa abad pertengahan? Iya, Paus memang dulu mengharamkan riba.

Dulu yg dilarang berutang & riba adlh orang. Dewan kota Florence bilang: surat utang Florence tdk melanggar krn yg terbitkan bukan orang.

Betul. Ada banyak cara RT @tuvokvulcan: ada strategi menghindari label “riba” di abad pertengahan. istilahnya contractum trinius

Karena dewan kota Florence yg menerbitkan & memberi kupon bunga. Maka surat utang ini laku dijual. Orang berinvestasi dg membelinya.

Selanjutnya bagi yg butuh uang – surat utang dewan kota tersebut bisa dijual kepada pihak lain dg harga sesuai kesepakatan.

Apa untungnya dewan kota menerbitkan surat utang? Duitnya langsung ngumpul sekaligus. Beda dg pajak yg dibayar warga secara cicilan.

Uang yg diterima dari penjualan surat utang, digunakan utk pembangunan fasilitas kota – bagian terbesar utk bayar serdadu bayaran.

Florence kota dagang, penduduknya lebih suka membayar orang lain utk bertempur bagi mereka daripada mereka sendiri yg pergi perang.

Tapi keengganan utk berperang ini jg yg kemudian membuat Florence kejayaannya runtuh. Serdadu bayaran tdk punya kesetiaan sama sekali.

Sering terjadi, mereka tdk benar2 berperang. Saat disuruh menyerang kota lain – mereka minta kota yg diserang bayar lebih mahal.

Ongkos serdadu bayaran yg makin tinggi inilah yg membuat kota Florence terpaksa menerbitkan surat utang yg semakin banyak.

Perang antar kota di Italia. Contohnya bisa lihat di seri twit saya ttg Marco Polo. RT @trisetyarso: Perang apa ketika itu?

Celakanya, penerimaan pajak tdk bisa bertumbuh secepat pertumbuhan surat utang. Orang jd ragu apakah surat utang yg terbit bisa dibayar.

Harga surat utang Florence pun jeblok. Dan bersama dgn itu terjadi default – Florence mengempang surat utangnya setelah perang dg Milan.

Surat utang kota Florence boleh jeblok – tp mata uang Florin tetap berharga – krn dicetak pada emas dg berat yg selalu standar.

Atas alasan ini pula, mengapa bangkrutnya kota Florence tdk berarti kiamat. Saudagar2 Florence sudah berinvestasi ke seluruh Eropa.

Praktek penerbitan surat utang oleh dewan kota ini juga diadopsi oleh negeri Eropa lainnya. Yg paling terkenal: Dewan kota di Belanda.

Mereka meniru dewan kota Florence sambil menghindari kesalahan kota Florence. Bahkan sampai lambang fl. pun dijiplak utk gulden.

Dari adopsi ini kota2 Belanda berkembang menjadi kekuatan dagang utama di Eropa – menggantikan Florence yg mulai pudar pengaruhnya.

Segera kota2 di Belanda menjadi kota termakmur di Eropa (dan dunia). Pertumbuhan ekonomi bertumpu pada bisnis perbankan & dagang.

CATATAN: Penduduk Belanda sudah makmur bahkan sebelum orang Belanda pergi berlayar ke Nusantara. Lalu apa yg membuat pengaruhnya pudar?

Pengaruh Belanda pudar setelah Inggris bangkit menjadi kekuatan baru. Terjadi setelah perang Protestan vs. Katolik berakhir di Inggris.

Capek berperang – Pangeran Oranje dr Belanda diundang utk jadi Raja di Inggris yaitu Raja William III memerintah bersama Ratu Mary II.

Saat memerintah, William III mengundang banyak ahli perbankan & pedagang Belanda pindah ke Inggris. Ini kunci awal kemajuan Inggris.

Inggris meniru semua yg dilakukan Belanda – dalam skala lebih besar. Belanda punya Bank of Amsterdam – Inggris punya Bank of England.

Belanda membuat VOC – Inggris mendirikan EIC. Belanda bikin Bursa Amsterdam – Inggris juga ikut mendirikan Bursa Saham di London.

Sementara saingan Inggris & Belanda, yaitu Perancis – sibuk perang & berkali-kali ngemplang utang sehingga industri keuangannya terganggu.

Dominasi Inggris berlangsung hingga akhir abad ke 19, sebelum diambil alih Amerika di sepanjang aband 20. Kuncinya? Manajemen keuangan.

Kita muter jauh banget ya? Tadi mulainya dari Denarius => Dinar. Ada yg tanya tentang Dirham apa pengaruh Romawi juga? Ternyata iya.

Kerajaan Romawi pecah di sekitar tahun 400, menjadi Romawi Barat (Roma) & Timur (Konstantinopel). Romawi Timur punya satuan Drachma.

Drachma (Yunani) atau Drachm (Romawi) adlh satuan berat setara 3,4 gram. Koin Romawi Timur yg umum beredar dicetak pd ukuran itu.

Dari kata “Drachm” inilah muncul kata “Dirham”. Koin yg diadopsi pedagang Arab yg banyak berdagang dgn Romawi Timur.

Balik lagi ke Gulden. Nah, Kerajaan Belanda dulu juga punya percetakan koin – disebut Rijksdaalder. Catatan: Rijks = Rex = Kerajaan.

Kata “Daalder” pd Rijskdaalder berasal dari “Thaler” – nama koin terbitan Holy Roman Empire. Bisa langsung nebak nama “Dollar” dari mana?

Adanya kata Rijks atau Rex (Latin) disebabkan karena koin dulu selalu menampilkan gambar raja/ratu dicetak pada salah satu sisinya.

Apa sebutan lain dari “Rijks” atau “Rex”? Dalam bahasa Spanyol: “Real” = Inggris: “Royal”. Nah itu yg jadi mata uang Spanyol.

Mata uang “Real” lalu terdevaluasi, hingga perlu koin yg lebih besar maka muncul “delapan keping” (“Peso de a Ocho” = piece of eight).

Nah, sekarang anda tahu dari mana asal nama mata uang “Peso” yg digunakan meluas di ex-koloni Spanyol. dari “peso de a ocho” = 8 Real

Mata uang Real sendiri kemudian berganti nama jadi Escudo & lalu Peseta. (Gara-gara devaluasi & defisit anggaran Kerajaan Spanyol).

Masih ingat “Thaler” yg tadi? (asal nama Dollar). Itu berasal dari daerah di Joachimsthal di Rep. Ceko. Jadi beken karena tambang perak.

Melihat sejarah Perak yg umum digunakan sebagai bahan koin (karena emas terlalu lunak) – maka tidak heran bila perak identik dg uang.

Dan ini universal. Berlaku di Barat, Tengah, ataupun Timur. (Ingat Yudas Iscariot yg mengkhianati Yesus dg bayaran 30 keping perak?)

Dan Perak dimaksud dlm nama “Rupee” & “Rupiah”. Secara informal kita juga sering bilang “Uang dua ribu perak buat bayar parkir” misalnya.

Dulunya uang memang identik dengan koin perak. Yg paling terkenal adalah koin Perak Spanyol yg banyak beredar di Asia Timur.

Bahan koin Perak itu berasal dari tambang perak terbesar dlm sejarah: “Potosi” yg berada di Bolivia dan dikuasai Spanyol.

Perak dari Tambang Potosi ini yg selanjutnya menuju Asia Timur, terutama China. Dan gara2 tambang ini pula Dinasti Ming runtuh…

Koin Perak Spanyol dr Potosi, beredar dgn cap huruf “POTOSI” tumpang tindih. Dari S & I yg bertindihan ini dikenal lambang Dollar: $ .

Dinasti Ming runtuh karena mengalami hyperinflasi (ingat “hujan uang”?). Pasokan perak semula bisa mendukung ekspansi moneter Dinasti Ming.

Ketika tambang perak Potosi berkurang pasokannya – pasokan perak baru ke China tdk bisa mengimbangi kebutuhan moneter Dinasti Ming.

Pasokan berkurang, org menahan perak yg mereka miliki. Untuk belanja Dinasti Ming mencetak koin tembaga dg nilai yg semakin melorot.

Padahal rakyat membayar pajak menggunakan tael perak (yg semakin mahal dibanding koin tembaga). Setoran pajak jadi naik mencekik leher.

Saat rakyat jadi terjerat pajak – maka roda ekonomi melambat & terhenti – saat nilai perak terhadap tembaga naik sekitar 300% dlm 3 tahun.

Termasuk yg ambrol ekonominya: para tentara yg upahnya tdk bisa mengejar kenaikan harga. Termasuk penjaga di Great Wall China.

Tembok Besar China memang susah dilewati musuh bila lewat atas, tp bisa dilewati musuh bila pintunya terbuka krn penjaganya disogok…

Itulah yg dilakukan oleh Bangsa Manchu yg tinggal di Utara di luar Tembok Besar China. Mereka menyogok tentara penjaga & masuk China.

Selanjutnya bangsa Manchu ini menyerbu istana & mengambil alih kekuasaan, setelah Kaisar terakhir Dinasti Ming mati gantung diri.

Dinasti Ming berakhir karena hyperinflasi. Ironisnya, Dinasti ini dulu muncul setelah Dinasti Yuan runtuh karena… hyperinflasi.

Tadi sampai runtuhnya Dinasti Ming gara-gara Potosi turun pasokan peraknya ya? Oh iya – Uang Perak Spanyol ini bersaing dg Perak Jepang.

Di Jepang sendiri, ekspor perak merosot karena tidak dibutuhkan lagi banyak pengeluaran utk perang setelah konsolidasi internal.

Konsolidasi internal ini tercapai setelah Toyotomi Hideyoshi (“si muka monyet”) di buku “Taiko” berhasil mempersatukan Jepang.

Balik lagi ke koin Spanyol. Karena bentuknya bundar inilah maka dikenal sebutan Yuan (China) & Yen (Jepang) yg artinya benda bundar.

Krn koin Perak Spanyol ini bergerigi di tepinya (agar peraknya tidak digangsir) – maka dikenal istilah Melayu: ringgit (“bergerigi”)

ada banyak info lain ditengah2 yang diluar topik ini, saya sengaja pisahkan agar tidak bingung🙂

Itu sebenarnya lambang 3 salib miring yg ada di bendera Amsterdam. RT @tigorsiagian: @hotradero kenapa ya simbol kota Amsterdam itu XXX?

Dari kata Deni = 10 kali. Nama pecahan. RT @vonBelle: kata Denarius itu berasal dari nama orang? Siapa dia? Jendral or Raja Romawi wkt itu?

Salib Santo Andrew memang begitu. Juga di bendera Scotland RT @ameiwang: kenapa ya pak salib nya dibuat miring? ada alasan specific? thanks

Iya. Hubungan timbal-balik RT @fxmario: dominasi inggris sampai abad 19 itu ada hubungan sama kuatnya poundsterling bang?

United Kingdom = England + Wales + Scotland + Northern Ireland. Di benderanya ada Salib St. George (England) & Salib St. Andrew (Scotland)

Itu sebab nama lain dari Bendera United Kingdom adalah “Union Jack” alias “Silang/Salib Bersatu” – karena ada dua lambang negeri di situ.

England & Wales salib di lambang benderanya sama bentuk. Irlandia: St. Patrick RT @AlboSchadt: Kan tadi empat mas, kok salibnya cuma dua?

RT @ari_ap: Tiga, satu lagi St. Patrick’s cross (Ireland) RT @hotradero: “Union Jack”/”Silang/Salib Bersatu” – karena ada dua lambang negeri di situ

RT @kuncoro: @hotradero Kurang satu: St George (salib merah), St Andrew (salib putih miring di atas biru), dan St Patrick (salib merah miring)

Ya pasti sebel lah… RT @aliscabastari: org England, Scott,Wales,sm NI tu suka tp engga ya? Soalnya sensi kl dbilang Englishman..hehehe

Indeed. That’s why I learn economics RT @sigantengkalem: moral of the story? people never learn from history. /re runtuh akibat hiperinflasi

Bagi yg doyan film Silat “To Liong To” (“Golok Pembunuh Naga”) – Dinasti Ming adalah Dinasti yg didirikan oleh Zhu Yuanzhang (Pemuja Ming)

Di akhir cerita “To Liong To” harusnya Thio Bu Ki yg memimpin partai Beng Kauw, tp ia mundur. Partai Beng Kauw ini yg disebut “Ming Cult”

Betul. RT @AliManshur: that’s why BI lbih cenderung jaga inflasi dbanding gerakkan sektor riil?? Re: dinasti runtuh krn hyperinflasi

Betul. RT @micchanzuki: Kalau tidak salah, Ming Cult ini asalnya dari aliran Zoroaster di Persia?

Itu yg saya tadi sebut sebagai Zhu Yuanzhang (beda spelling aja) RT @dpredie: dilicikin sama Cu Goan Ciang

Nah kalau “Legend of Condor Heroes” itu latar belakangnya pra-Dinasti Yuan (Mongol). Bisa diingat dari persahabatan Kwe Cheng dg org Mongol.

RT @DragonoHalim: atau lebih tepatnya “Ajaran Ming/Ajaran Terang”.. Beng Kiau = Ming Jiao/明教.. Masa kebangkitan religiusitas sporadis..

Ah baru saya cek lagi: Jin Yong (penulis Trilogi Condors) & cersil lainnya – sudah dapat PhD dari Cambridge Juli 2010 lalu. Paging @kutabar

Nggak lah. Itu dongengan Jin Yong, tp memang ditulis sangat serius background sejarahnya. RT @vieroi: lho, jd To Liong To itu cerita nyata?

Iya. Tp ttp volatil RT @tuvokvulcan: @abah__ ic, mari menunggu jawaban @hotradero, karena saya tidak tahu Re: Perak lebih stabil dari emas?

“RT @halimjm: kaisar2 dinasti ming terkenal dgn proyek mercusuarnya. summer palace, temple of heaven, ming tomb, forbidden city.”

Itu sebab belanjanya bisa defisit besar RT @halimjm: klu pernah melihat lgsg rumitan & kemegah fisik proyek tsb, betapa “gila” kaisar2 tsb.

“Koin Perak” (Sanskerta) “Rupyakam” => rupee & rupiah RT @luqluqman: asal muasal nama rupiah sudah belum ya *maaf ketinggalan kultwit

Iya. Dan minuman coklat cuma boleh dinikmati bangsawan & prajurit. RT @endalayukallo: ancient aztec pake coklat (bijinya) sebagai uang.

Dinasti Ming adalah dinasti China terakhir yg dipimpin bangsa Han. Itu sebabnya banyak kenangan & romantisme. Seperti Sriwijaya & Majapahit.

Bangsa Manchu yg intensifkan sistem sogok menyogok RT @Hillwan: hebatnya bangsa Manchu bisa menguasai China yg dominan adalah Bangsa Han

Tagged:
Posted in: Uncategorized