@siadit on kopi, ritual dan kebiasaan part 1

Posted on September 16, 2010

0


Selamat malam. Semoga ini waktu yg tepat untuk Kultwit kopi. Temanya : Kopi, ritual dan kebiasaan bag 1.

1.Kedai kopi (qahveh khaneh) bertebaran di Timur Tengah ketika kopi sudah tidak lagi diasiosasikan dengan kegiatan religius.

2.Tak hanya itu, penjual asongan jg muncul di jalan2. Mrk memanaskan kopi di atas tungku minyak kecil & menjajakan dlm mangkuk/piring kecil.

3.Kopi jd bagian kehidupan sehari2. Kopi disediakan oleh tukang cukur u/ para tamu dan oleh para pedagang sblm & sesudah tawar menawar.

4.Tingginya kebiasaan meminum kopi turut membuat revolusi dalam cara “memanggang” biji kopi.

5.Awal abad 16, biji kopi dipanggang diatas sebuah nampan/piring terbuat dari batu khusus, sebelum digantikan dengan piring dari metal.

6.Setelah itu, biji2 tsb direbus selama 30 menit atau lebih. Hasilnya adalah minuman berwarna hitam, yg disimpan di dalam tong/tembikar.

7.Dengan naiknya permintaan, kopi mulai dibuat dari biji2 yg sudah dipanggang dan dihancurkan lalu diseduh dengan air mendidih.

8.Gula dan rempah-rempah, seperti kapulaga, kayu manis, saffron dan cengkeh ditambahkan untuk menambah kenikmatan rasanya.

9.Meski kopi yg dibuat dari biji2an yg tlh menjadi sajian umum, namun ada satu jenis minuman kopi yg diminati karena “keningratan”nya.

10.Nama minuman kopi ini adalah “Kopi Sultan” atau Café A la Sutane. Hanya penjabat tinggi atau tamu agung yg dapat menikmati kopi ini.

11. Dr James Douglas dlm bukunya di thn 1727, menceritakan, kopi ini dibuat dari daging (tanpa biji) buah kopi yang sudah matang.

12.Begini resepnya : Daging buah kopi ditumbuk,untuk memisahkan kulit ari dengan dagingnya. Panggang secara terpisah.

13.Panggang daging dan kulit ari itu di atas piring tembikar dgn api arang. Aduk secara teratur hingga sedikit berubah warna. Angkat

14.Di saat yang sama, masukan air mendidih ke dalam teko. Tunggu hingga daging kopi selesai dimasak.

15. Masukkan kulit ari dan daging yg sudah dipanggang secara terpisah, sebanyak tiga kali, dengan jumlah yang sama untuk masing2

16.Didihkan air campuran panggangan daging kopi di dalam teko, sama seperti membuat kopi dari biji kopi pada umumnya. Sajikan selagi panas.

17. Sisa daging kopi yg sudah dipanggang harus di simpan dalam tempat kering. Kelembaban akan merusak cita rasanya.

18.Dr James menggambarkan, warna dari Kopi Sultan ini mirip Bir Inggris yg paling baik. Seingat saya, coklat tua bening

19.Saya prnh coba kopi Sultan ini. Rasanya : terasa “hijau” atau daun-daunan, namun lembut dan halus dari awal hingga akhir.

Demikan kultwit kopinya malam ini. Semoga berkenan.🙂 Hari Sabtu, kita akan berbagi ttg kehidupan di dalam “coffe house” di TImur Tengah.

Tagged: ,
Posted in: Uncategorized