@decanterjakarta on how to keep your wine

Posted on September 16, 2010

0


It’s wednesday and it’s kultwit day🙂 topic is: how to keep your wine. Thanks to @nzr24 for topic suggestion

1. Banyak orang bertanya “bagaimana cara menyimpan wine yg benar?”, padahal, apa benar wine itu perlu disimpan? #cellar

2. First thing to know: adagium bahwa wine makin tua itu makin enak adalah tidak sepenuhnya benar. Lebih banyak bohongnya #cellar

3. Lebih dari 85% wine yg ada di pasaran justru tidak didesain utk disimpan lama. Wine macam ini kl disimpan lama malah tdk enak rasanya

4. Kalau terlalu tua, wine rasanya cenderung flat. No flavor. Boring. Meskipun tdk akan bahaya utk kesehatan kalo diminum #cellar

5. Jadi 85% wine yg ada di pasaran skrg justru drinking periodnya hanya 10 thn dari harvest (tahun panen) yg tertera di label #cellar

6. 15% sisanya, memang harus disimpan dulu baru enak utk dinikmati. Contoh: top quality barolo, top quality bordeaux… #cellar

7. Wine macam ini kalau terlalu muda saat diminum, rasanya dominan sepet (tannic) dan acidic #cellar

8. Tapi kalo umurnya pas, wuah, seluruh rasa dan aroma akan jadi harmonious. Sepetnya akan jadi mellow…#cellar

9. Bisa keluar aroma dark chocolate, cedar wood, espresso, floral dll yg justru tdk muncul kalo umurnya kemudaan #cellar

10. Nah, wine seperti ini yg pantas utk disimpan. Pertanyaannya, gimana cara simpan yg baik? Kita harus tahu apa musuh wine.. #cellar

11. Musuhnya wine itu: temperatur tinggi, temperatur yg turun naik, sinar UV, bau2 ajaib di sekitar tempat penyimpanan…#cellar

12. Dan juga constant vibration, oleh karena itu jangan pernah menyimpan wine di dalam bajaj…#cellar

13. Soal suhu, jangan simpan wine di tempat yg panas, atau suhunya turun naik. Kulkas hanya cocok utk short term cellaring karena…#cellar

14. Krn di kulkas ada tempe, pete, sayur dll yg lama2 baunya bisa “masuk” ke dlm wine via cork krn cork berpori (micro pores) #cellar

15. Tapi ini kalo nyimpennya tahunan lho. Kalo cuma setahun aja sih ya aman lah #cellar

16. Kalo botolnya pake gabus (natural cork) jgn disimpan berdiri. Harus horisontal. Kalo pake screw cap, disimpan berdiri ga masalah #cellar

17. Wine jg bisa rusak kalo kena sinar UV dlm jangka waktu lama. Saya tdk pernah mau minum wine di tempat yg displaynya pake lampu sorot

18. Jadi, menyimpan wine is a risky business. Jadi gimana dong? Ya kalo ga perlu2 amat, ya gak usah nyimpan #cellar

19. Kalo pas mau minum, tinggal beli, lalu habiskan. Kalo mau nyimpen, sebaiknya punya lemari pendingin khusus wine. Kita jual kok *promo*

20. Karena kulkas khusus wine ini suhu & humiditynya terjaga. Getaran juga hampir tdk ada #cellar

21. Di pasaran ada berbagai merk, dari buatan Cina, Jerman, Italy, dan US. The best probably is SubZero yg dipake oleh Paus di Vatikan

22. Dan jangan heran, red wine makin tua warnanya makin pudar. Kalo white wine, justru makin tua makin gelap #cellar

23. Wine yg bisa disimpan lamaaaaa biasanya sweet wine, regardless of quality and price #cellar

24. *promo colongan* Decanter satu2nya resto di Indonesia yg cellarnya temp and humidity controlled. We take this seriously karena…#cellar

25. Wine handling dan transport di Indo buruk sekali. We need to rest our wines here to avoid bottle shock #cellar

26. Juga supaya wine2 bisa aged gracefully di cellar kami. Ok, sekarang saya akan coba jawab pertanyaan dan komentar

Ah ini yg saya lupa. Suhunya 12-14 RT @MoonHowler23: kalau cuma seminggu? Bukan cork. Blh di lemari es kan? Suhunya baiknya brp? Thx.

@charles_aries krn kalo disimpan berdiri, gabus bisa kering, lalu kisut, lalu wine-nya oxidized, trus jadi cuka

Posted in: Uncategorized