#hidupsadar dari @rezagunawan

Posted on September 15, 2010

0


mau berbagi perenungan ttg fenomena sadar & bawah sadar di beberapa tweet berikut ya #hidupsadar

Mind (batin) terdiri dari lapisan sadar, & lapisan bawah sadar. Proporsinya sadar umumnya 1% dan bawah sadar 99%

Batin sadar: berisi berbagai buah pikiran, niat, pemikiran, perasaan, kehendak yang bisa kita ketahui, olah dan arahkan

Batin bawah sadar: berisi berbagai buah pikiran, memori, imajinasi, niat, kehendak yg SULIT SEKALI kita ketahui, olah, & arahkan

Sehari2, saat kita terjaga, umumnya batin sadar dominan di depan, menjalankan fungsi & peran kita, bawah sadar di background

Saat kita melamun, tertidur, bermimpi, sebaliknya bawah sadar aktif di depan, batin sadar istirahat di background

Batin bawah sadar kita, selain menyimpan begitu banyak buah pikiran, juga bertanggung jawab sebagian besar fungsi tubuh fisik

Krn itu, kesehatan fisik sangat tergantung pada fungsi dan kesehatan batin, terutama batin bawah sadar kita.

Bersih tidaknya batin bawah sadar kita, sangat tergantung pada bagaimana kita mengelola batin sadar dlm keseharian

Apa yg tdk terolah sempurna di level sadar, akan tenggelam & mengendap mengotori level bawah sadar, lama2 bikin masalah/penyakit

Masalahnya, banyak kebiasaan & mispersepsi kita saat ini yang kita lakukan utk bersihkan batin, justru semakin meracuni batin

Menghindari emosi negatif, berusaha tegar, pura2 happy, berpikir positif, justru membuat bawah sadar makin kotor

Lebih parahnya lagi, kita jadi semakin jauh dari mengerti isi bawah sadar kita, sehingga muncul fenomena ‘niat di balik niat’

‘Niat di balik niat’: saat niat secara sadar, tanpa kita TAHU, sebenarnya dikendalikan oleh niat berbeda bawah sadar

Contoh: saat tubuh menginginkan pemuasan seksual (secara sadar), tapi di bawah sadar, sebenarnya mencari rasa disayangi dg jujur

Contoh: saat tubuh ingin ngemil (sadar), sebenarnya di bawahsadar ingin mencari pelarian dari stres atau masalah yg dihadapi

Contoh: saat hati dibakar cemburu, ingin marah (sadar), bawahsadar sebenarnya takut ditinggal & ingin dikuatkan kebersamaannya

‘Niat bawah sadar di balik niat sadar’ ini masalah sulit. Utk sembuh, berubah jadi lebih baik, perlu sentuh niat bawah sadar

Sentuh niat bawah sadar, perlu kejernihan dan ketenangan. Kalau tdk terlatih, sulit sekali menelusurinya.

Dlm relationship, ketika kita tdk tahu niat di balik niat, kejujuran sering tdk cukup daya sembuh, krn kita sendiri gak ‘ngeh

Apalagi kalo kita terbiasa tdk jujur, lebih rumit lagi konfigurasi bawahsadarnya, udah gak ‘ngeh, ribet pula arsip batinnya

Kesulitan mengurai ‘benang kusut’ bawahsadar inilah yg sering bikin kita cari ‘rasa enak sesaat & instan’ aja deh drpd pusing

Obsesi kejar ‘rasa enak sesaat instan’ ini hasilkan kondisi ‘tak pernah tenang & tercukupi’, bahkan saat kita dpt yg kita mau

Ada jalan keluar dari kerumitan ini, tapi sejujurnya gak instan, butuh proses seumur hidup, yaitu berlatih hidup semakin sadar

Kalo sekedar masalah cinta & relasi, menyadari ‘niat di balik niat’, bisa dibantu lewat proses terapi & konseling profesional

Sejujurnya, menurut saya dibantu terapis saja tdk cukup krn transformasi batin yg begitu rumit, harus dikit2 tapi persisten

Kalo kita berlatih sadar hening (meditasi), pelan2 kita ‘ngeh ttg niat bawahsadar yg suka ngumpet di balik apa yg kita pikir

Kejernihan yg kita bangun dikit2 dg meditasi ini, bikin proporsi sadar/bawah sadar geser dari 1/99 mungkin jadi 2/98. Jadi lebih

Konon, kalo bergeser jadi 100% sadar, 0% bawah sadar, itulah kondisi enlightenment/pencerahan, org suci, para nabi segala agama

Nah skrg kita bahas prinsip menyadari sisi bawah sadar ya… #hidupsadar

Menelusuri pikiran sadar, perlu mikir/analisa. Menelusuri bawahsadar, proses analisa diistirahatkan, pake pengamatan & rasa

Waktu merunut isi bawah sadar, jangan bertanya KENAPA (menuju analisa), tapi rasakan KENAPA, dibalik keinginan sadar kita

Proses menyadari bawah sadar kira2 tahapannya: diam, rileks, tenang, amati, rasakan, sadari, kenali, terima sepenuh hati

Dan dari proses tsb, kalau sehari2 kita tdk memulai biasakan diam/geming, ya perlu siap seumur hidup diperbudak bawah sadar

Cara lain utk sadari bawah sadar: tiap muncul dorongan pingin, tunda pemenuhannya, sambil hening, rasakan keinginan itu & KENAPA

Akal (logika, nalar, analisa) berfungsi di level batin sadar, sementara nurani, katahati, dan rasa berfungsi dari bawahsadar

Kalau kita ingat bahasan ttg proporsi umum batin sadar jauh lebih kecil dari bawah sadar, muncullah fenomena niat-dibalik-niat

Akibat perbedaan proporsi ini, sering sekali akal sadar di’setir’ oleh dorongan bawahsadar yg jauh lebih kuat.

Bahkan tidak jarang niat baik di level sadar diterabas abis oleh niat bawah sadar hingga gagal. Contoh: resolusi awal tahun.

Inilah kenapa akal sehat kita sering tdk bekerja optimal, krn dlm diri suka ada counterintention (niat yg mengalahkan niat baik)

Saat akal sehat tdk optimal, saya sebut: ‘akal kurang sehat’. Celakanya, si empunya biasanya merasa akalnya sehat2 aja tuh🙂

Saya beropini: kita semua bertanggungjawab utk menyehatkan akal masing2, sebelum digunakan utk hidup. Bukan dibalik urutannya

Merasa pakai #akalsehat pdhl belum sehat, membuat kita condong mengambil sikap yg tdk berdasar kejernihan dan selaras nurani

Dalam diri org yg ekstrim meyakini imannya bahkan mau menyakiti org lain, dia sendiri merasa itulah #akalsehat bagi dia

Artinya,batin bawah sadar sedemikian kuat ‘mengangkangi’ kesadaran, hingga kita tdk tahu diperbudak olehnya, & merasa sehat pula

Ok tweeps, nanti dilanjutin lagi ya, *tunggu saluran inspirasi selanjutnya dpt ilham* semoga perenungan bermakna #hidupsadar

Posted in: Uncategorized