@siadit on kopi

Posted on September 1, 2010

0


sebelumnya saya sudah mendokumentasikan 3 serial #kultwit tentang kopi dari hotradero, silahkan check di tag hotradero

1.Selamat sore, mari kita mulai kultwit tentang penyebaraan kopi dari seorang Kaldi di Ethiophia hingga Eropa dan Amerika Selatan.

2.Percaya atau tidak, konon kopi ditemukan oleh Kaldi, seorang penggembala kambing di daratan Ethopia berabad-abad yang lalu.

3.Suatu hari, Kaldi, menemukan kambing peliharaannya menjadi super aktif stl memakan sejumlah berry berwarna merah. Kaldi ikut mencobanya

4.dan Kaldi ikut menjadi hiperaktif. Seorang ulama mendengar cerita ini lalu mencoba merebus buah berry tersebut & meminum airnya.

5.Walhasil sang ulama jadi mampu bergadang semalam suntuk, tampa merasa leleah keesokan harinya.

6.Ia lalu meminta anak muridnya untuk melakukan hal yang sama, agar mereka bisa bergadang membaca Al-Qur’an.

7.Skrg versi 2 : Omar, seorang penyembuhslam, diusir dari Mekah. Ia bersembunyi di sebuah gua terpencil dan nyaris mati kelaparan.

8.Omar lalu memakan buah2 berry dari semak-semak yang tumbuh di sekitar gua. Untuk mengurangi rasa pahit, Omar menggoreng buah berry itu

9.Masih kurang enak, Omar kemudian merebus agar lebih lunak. Alih2 memakannya, Omar memutuskan untuk meminum air rebusan berry itu

10.Hasilnya, ia merasa segar selama beberapa hari .Air rebusan berry panggang ala Omar ini, dijadikan resep buat para pasien Omar.

11. Ketika berita keampuhan resep sampai di penduduk Mekah, mereka mengundang Omar untuk pulang. Omar kemudian menjadi pemuka di Mekah

12.Antara 525 M – 850M, tanaman kopi menyebar dr Ethopia ke daratan Arabmelalui invasi Ethopia ke daerah Yaman. Ini versi satu.

13.Sekitar 50 tahun kemudian mereka hengkang diusir oleh Bangsa Persia, namun meninggalkan tanaman yang paling berharga, pohon kopi.

14. Vs 2: seorang guru Sufi Ali bin Omar Al Shadili, membwa kopi dari Ethopia ke daerah Yemen, stl bberapa tahun “mondok” di Ethophia.

15.Kisah penyebaran kopi yang paling ilmiah direkam dalam catatan Monsieur de Nointel, duta besar Louis IV pada tahun 1587.

16. Diceritakan seorg Mufti dari Aden jalan2 ke daratan Persia. Sekembalinya , ia jatuh sakit dan teringat kopi yang ia nikmati di Persia.

17.Ia lalu minta dikirimkan biji2 kopi untuk penyembuhannya serta membuatnya menjadi lebih “gembira” dan “terang”.

18. Agar semua bisa menikmati khasiat kopi, sang Mufti memerintahkan murid2nya untuk meminum kopi sblum begadang membaca Al-Qur’an.

19. Tanaman kopi yang menyebar dari Ethiophia ke Arab, dikenal sebagai Coffee Arabica. Penyebarannya melesat lwt madrasah2 di Kairo & Mekah

20.Rasa dari kopi itu sendiri mulai bervariasi seiring dengan kondisi tanah, kelembaban serta iklim tempat tanaman kopi itu tumbuh.

21.Nama kopi berasal dari kata kahwa atau qahwah (Arab) yang berarti “minum”, lalu menjadi kahveh (Turki), sebelum berubah menjadi “coffee”

22. Pd Abad 15 -16, bgs Arab mengatur ketat peredaran biji kopi segar. Setiap biji kopi yang keluar, harus sudah di rebus atau dikeringkan

23. seorang jam’ah Haji dari India, Baba Budan, nekat menyelendupkan tujuh biji kopi segar dalam ikatan sarungnya.

24.Ia lalu menanam biji kopi tersebut di daerah Chickmaglur, Selatan India. Sampai tahun 1928, cicit dari tanaman tersebut masih ada.

25.Sayangnya, tanaman itu sekarang sudah punah. Namun, tempat bekas tanaman itu tumbuh kini menjadi wisata ziarah bagi para coffee junkie

26.Bangsa Eropa mulai tertarik akan nilai ekonomis tanaman kopi, namun usaha untuk menumbuhkannya di Eropa gagal, karena rentan hujan es.

27.Akhirnya bangsa Belandalah yang membawa turunan tanaman Baba Budan ke Sri Lanka dan kemudian ke JAWA.

28. Setelah beberapa usaha, Belanda (VOC) berhasil mengembangkan pertanian kopi dan menjadikannya sebagai komoditi utama di abad 18.

29.Terima kasih kepada VOC, Eropa mengenal kopi, “the wine of araby”, sebagai minuman eksotis.

30. Pada masa awal, juice fermentasi dari buah dan biji kopi dinikmati bangsa Arab sebagai “wine”. (colek @DecanterJakarta)

31. “wine” dari buah kopi tersebut juga disebut “qahwah”. Namun, kemudian proses pengolaahan dan konsumsi “wine” kopi diharamkan .

32. Akan tetapi julukan “the wine of araby” tetap melekat pada minuman jerangan biji kopi panggang, hingga sekarang.

Tagged:
Posted in: Uncategorized