@renecc on ultimate u – Be Mindful with Your Mind : Harapan & Keceriaan

Posted on August 30, 2010

0


Saya menulis kolom #Ultimate-U ini ditengah ruang kerja sebuah kantor televise sambil menunggu pengambilan gambar program CareerCoach. Tempat saya duduk memungkinkan untuk menyimak (lebih pas disebut nguping) banyak hal: mulai dari debat usulan perpanjangan masa jabatan presiden,percakapan Indonesia hanya punya 150 kapal perang, keluhan panjang soal macetnya Jakarta, obrolan soal hujan berkepanjangan yang membuat stamina tubuhturun, curhat office politics yang tidak saya pahami dan sekian banyak celotehan lain. Bising. Riuh. Dan meresahkan.

Celakanya, tanpa disadari pikiran sayapun melayang dan mengikuti “suara” yang saya dengar. Setiap kali ada informasi baru, pikiran ini, tanpa disadari turut berpartisipasi aktif walaupun wajah terkesan lurus-lurus saja.Perpanjangan jabatan presiden–Pikiran saya (PS): Wah, jangan-jangan orde baru berulang? 150 kapalperang – PS: Waduh, bagaimana caranya bisa menjaga integritas kelautan? Macetnya Jakarta – PS: sampai rumah jam barapa nanti ya? Dst. Tanpa disadari saya kehilangan control atas hal-hal yang saya pikirkan.Negatif. Helpless. Dan melelahkan.

Be mindful with your mind.Pikiran tidak ubahnya seperti kutu loncat yang berpindah dari satu topic kehal lain. Kehilangan control atas pikiran sama saja dengan membiarkan diri dikuasai oleh sikutu loncat yang memang tidak punya kapasitas untuk berpikir. Pertanyaannya, relakah saya? Relakah anda?

No one ever injured his eyesight by looking at the brightside. 90% dari kekhawatiran saya tidak pernah terjadi.Dan 10% sisanya memang diluar control saya. Bila demikian kenapa harus ambil pusing? Kenapa tidak mengisi pikiran dengan harapan dan keceriaan?

Nobody can guarantee our future.Masadepan, bahkan 1 menit sejak anda selesai membaca Kompas Sabtu ini adalahmisteri. Tidak ada yang dapat menjamin dan memang tidak perlu. Bila demikian, kenapa masih terus minta kepastian atas hal yang tidak bisa dipastikan?

Protect hope at all cost.Hal-hal dahsyat terjadi saat kendali atas pikiran sepenuhnya ada dalam genggaman.Tidak mudah tapi bukan tidak mungkin.Tokoh panutan saya, Anies Baswedan meluncurkan inisiatif “Indonesia Mengajar.” Program ini memungkinkan lulusan-lulusan universitas terbaik untuk mengajar selama 1 tahun didaerah terpencil. Beliau memberi harapan dan keceriaan bagi Indonesia. Ini hanya mungkin dicapai oleh kebersihan hati dan kejernihan pikiran.

We may not live in the best of times, but we can live the best of time.Kuncinya? Harapan & keceriaan. Edi Taslim, teman saya yang selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan memang benar: Surga itu ada!

original link: http://www.kompaskarier.com/tips/rpassion/43/Be-Mindful-with-Your-Mind-Harapan-Keceriaan

Tagged:
Posted in: Uncategorized