@hotradero on jepang dan bom atom

Posted on August 30, 2010

0


Kalau melihat agresivitas Jepang (dan Jepang juga bikin proyek rahasia membuat bom atom) – harus ada hal luar biasa utk mengubah bangsa itu.

Jepang memang paling dominan di industri. Tapi memang itu juga terkait erat dengan Amerika yg sengaja tidak mengganggu posisi Kaisar Jepang.

Membangkitkan kembali semangat bangsa yg kalah perang itu sulit sekali & harus hati-hati. Jangan sampai terulang seperti Jerman masa PD I.

Tapi memang luar biasa. Jepang hanya perlu waktu sekitar 6 tahun utk memulihkan industri-nya hingga ke kapasitas produksi sebelum PD II.

Itu berarti, tanpa perubahan radikal di sisi ideologis – Jepang sebenarnya bisa “kambuh” lagi menjadi negara aggresor yg sangat serius.

Dari yg saya pelajari: Jend. MacArthur tahu hal ini. Itu sebabnya ia mendesain Jepang baru yg lebih egaliter tanpa mengubahah simbol.

Hal pertama yg dilakukan MacArthur adalah: Land Reform, supaya Jepang bisa mencukupi kebutuhan pangan sendiri. Para petani dibagikan tanah

Dengan pemilikan tanah sendiri, maka produksi pangan Jepang bisa meningkat & petani bisa punya suara dlm politik dalam negeri Jepang.

Dukungan suara kaum petani ini yg menjadi kunci sedemikian panjangnya partai LDP bisa berkuasa di Jepang. Baru akhir2 ini pamornya surut.

Di dalam negeri Jepang sendiri – Konstitusi diubah. Jepang hanya boleh membelanjakan 2% dari budget-nya utk keperluan militer.

Dan pasukan Jepang hanya boleh beroperasi di luar negeri berdasarkan persetujuan parlemen. Jadi memang sengaja dipersulit.

Tapi tentu itu percuma kalau elemen demokrasi di dalam Jepang tidak dibangun dulu. Karena hanya parlemen kuat yg bisa mencegah perang.

Respons di dalam negeri Jepang sendiri awalnya curiga – namun kemudian berubah positif. Terutama setelah tahu Kaisar tidak diutak-atik.

Dlm arsip majalah National Geographic edisi – saya baca harapan orang Jepang agar MacArthur mencalonkan diri jadi Presiden Amerika.

Tetapi kita tahu bahwa kemudian MacArthur dipecat oleh Presiden Truman, krn MacArthur dianggap melampaui komando di Perang Korea.

Atas nama supremasi sipil – maka MacArthur mundur dari posisinya. Di sini ia bilang: “Old soldiers never die, they’re just fade away”

Kalau mau adu pamor – MacArthur bisa saja menang adu populer melawan Truman – tapi tentu itu melanggar tradisi supremasi sipil-nya Amerika.

“I fired him [MacArthur] because he wouldn’t respect the authority of the President. I didn’t fire him because he was a dumb son of a bitch”

…although he was, but that’s not against the law for generals. If it was, half to three-quarters of them would be in jail. (kata2 Truman).

Truman sendiri popularitasnya langsung jeblok setelah memecat MacArthur. Malah sempat terancam mengalami pemakzulan (impeachment).

Di Pemilu Presiden berikutnya Truman secara telak kalah suara dari Dwight Eisenhower, Jenderal PD II Amerika yg bertugas di front Eropa.

MacArthur sendiri konsisten. Setelah tdk lagi berdinas militer – tidak masuk ke politik sama sekali – sekalipun popularitasnya tinggi.

Dan Truman, walaupun kalah Pemilu, karir politiknya tdk berakhir – karena Truman dianggap sudah melakukan hal yg benar saat PD II.

Termasuk di dalamnya keputusan Truman menjatuhkan bom atom di Jepang. Truman berpendapat bahwa hal itu untuk menyelamatkan banyak nyawa.

Walau anggaran militer dibatasi cuma 3% dari budget pemerintah, tapi karena ekonomi Jepang besar sekali – angka ini juga jadi sangat besar.

Jumlah korban jiwa Jepang selama PD II: 2,8 Juta orang. Perincian: 2,2 Juta militer + 600 ribu sipil. Total penduduk Jepang: 72 Juta.

Dari 600 ribu korban sipil Jepang: Yang terbesar adalah korban pemboman udara Tokyo Juli 1945, baru Hiroshima lalu Nagasaki.

Nimitz pensiun 1947 pernah jatuh & selanjutnya mengalami stroke.RT @ajiwar: Eisenhower jd president,McArthur pensiun kalo Nimitz kemana?

Ada yg mengatakan korban Bom Atom Jepang mencapai jutaan – ini org yg nggak ngerti. Penduduk Hiroshima+Nagasaki saja tdk sampai 500 ribu.

Hiroshima: 90 ribu tewas. Nagasaki: 60 ribu tewas. Memang lalu ada yg tewas lanjutan krn radiasi. Total seluruhnya 227 ribu.

Angka 227 ribu tadi adalah angka Pemerintah Jepang dari korban tewas langsung hingga yg tewas krn radiasi bertahun2 kemudian.

Setiap korban itu (disebut: Hibakusha) beroleh santunan seumur hidup oleh Pemerintah Jepang. Repotnya, banyak yg mengaku-ngaku korban.

Kota Hiroshima & Nagasaki sendiri setahun kemudian ditempati ribuan tentara Amerika terkait program rekonstruksi Jepang.

Ada sekitar 40 ribu tentara Amerika ditempatkan di Hiroshima & sekitar 27 ribu di Nagasaki. Ditempatkan sekitar 2 tahun di kedua kota itu.

Generasi sekarang mungkin sulit menangkap – tetapi memang Bom Atom di Hiroshima & Nagasaki relatif kecil dibanding Bom Nuklir.

Bom Nuklir punya kekuatan hingga 1000 kali lipat Bom Atom yg dijatuhkan di Hiroshima & Nagasaki. Itu sebabnya dianggap “Deterrent Weapon”.

Ini yg membawa kembali ke serial tweet saya tentang Robert Oppenheimer vs. Edward Teller – tentang bom atom vs. bom nuklir.

Dengan teknologi bom atom saja – maka perang masih bisa berlangsung, karena daya hancur terbatas. Ini berubah di teknologi Bom Nuklir.

50-52 Megaton. 1400x dayanya bom Hiroshima DAN Nagasaki disatukan. RT @renspandy: kalo Tsar Bomba itu yang paling kuat ledakannya ya mas?

Radius kerusakan ledakan bom atom Hiroshima sekitar 1,6 km. Jadi kalau jatuh di Monas – orang di Semanggi masih bisa selamat.

Bukan bermaksud excuse – tetapi memang kita harus tahu persis skala yg sebenarnya dari kerusakan bom atom. Kalau tidak ya jadi ngawur2-an.

Bandingkan dg Bom Nuklir – yang bisa 500-1000x lebih kuat. Jatuh di Semanggi – yg di Bekasi pun bisa ikut hangus.

Kekuatan Bom Nuklir sendiri nggak ada apa2-nya dibandingkan kekuatan alam. Tsunami Aceh energinya setara 9560 Gigaton TNT.

Bukan bom atom. Cuma bom biasa tapi banyak banget & dilakukan berulang2. RT @ridhori: Om bom di Tokyo juli ’45 bom atom juga?

Bom Atom (hasil reaksi fisi uranium/plutonium) sementara Bom Nuklir (hasil reaksi fusi Hidrogen). Yg Hidrogen jauh lebih kuat. @ajiwar

Tagged:
Posted in: Uncategorized