@hotradero on duren gajah

Posted on August 30, 2010

0


Di Sumatera, durian yg bekas dimakan gajah — katanya enak sekali

Teman yg pernah menyeliti gajah, cerita bahwa durian yg pernah dimakan gajah itu – jadi rebutan. Kualitas bagus. Sudah nggak berduri lagi.

Isi bagian dalam durian ex-gajah itu masih utuh. Dan katanya lebih nikmat daripada durian yg matang di pohon. Gajah milih pakai naluri.

Gajah sering menelan durian untuk membantu pencernaannya. Nggak ikut diolah perut gajah – cuma dilewatkan saja. re:gajah keluwak-luwakan🙂

Durennya tetap utuh. Cuma duri-durinya aja yg hilang. Jadi plontos. Duren itu yg lalu dibelah manusia & dimakan isinya

Duren lain yg juga sering jadi incaran orang adalah duren bekas harimau. Ini sih ayah saya yg cerita semasa dia masih kecil dulu.

Tentu saja bukan duren yg keluar dari pantat harimau… tapi durian yg nggak habis dimakan harimau. Sisanya diambil manusia.

Beberapa jenis burung besar juga sering menelan batu – untuk membantu pencernaan mereka. Batu-batu itu keluar lewat “pintu belakang”.

Teman saya yg cerita duren gajah itu bilang: sepertinya proses dlm perut gajah ikut membantu membuat duren jd lebih istimewa rasanya.

Kotoran gajah nggak terlalu berbau – karena herbivora. Lebih seperti bau rumput & daun yg dilumat. Lebih bau kotoran carnivora.

Tagged:
Posted in: Uncategorized