@revolutia on VOC, Belanda, perang lawan penjajahan dan “Indonesia” (the title by @benhan)

Posted on August 12, 2010

0


benhan said:
@herlinasaja definitely those quote&quote have a purpose🙂

couldn’t agreee more. open your mind, open your heart, and enjoy people🙂

Kita perlu belajar Sejarah dengan metode kritis, bandingkan berbagai sumber, lihat konteks secara global baru ke lokal. Akan menyenangkan.

Banyak siswa kita telan bulat2 istilah Belanda menjajah kita 3,5 abad. Padahal ini sama sekali tidak akurat.

Yang datang ke Indonesia awalnya adalah VOC atau yg sering kita sebut Kompeni = Company. Karena VOC memang salah satu perusahaan paling awal

VOC datang ke Indonesia bukan niat menjajah, karena istilah kolonialisasi belum dikenal pada masa itu. Mereka datang sebagai pedagang.

Mengapa VOC masuk ke Indonesia? Krn jalur perdagangan “Jalan Sutera” pd waktu itu telah diblokir oleh Kesultanan Turki akibat Perang Salib.

Jalur Sutera adalah jalur darat perdagangan Asia-Eropa. Persilangan terjadi di Timur Tengah, lalu lahirlah konflik yg disebut Perang Salib.

Perang Salib menggunakan agama & tanah suci sbg alasan perang, padahal motif sesungguhnya ialah Uang sebab lokasi Timur Tengah yg strategis.

Jangan mau tertipu. Konflik Ambon yg lalu saja sebenarnya bukan karena agama, tapi karena ada konflik politik elite di Jakarta.😀

Nah balik lagi, gara2 Jalur Sutera diblokir tentara Turki, maka Eropa terpaksa cari jalur lain ke Asia, yaitu lewat laut.

Mulailah masa eksplorasi laut besar2an. Lalu masing2 mencari lahan perdagangan masing2. Lahirlah juga perusahaan2 dagang pertama di dunia.

Nah VOC menggarap lahan Nusantara. Lagian tidak tepat disebut Indonesia, karena waktu itu kita masih kerajaan2 yg berdiri sendiri2.

Kalau kita sudah merdeka sbg Indonesia, trus dijajah lagi, boleh kt katakan Indonesia dijajah. Waktu itu kan blom ada Indonesia sbg bangsa?

Nusantara adalah kepulauan yg terbentang luas dengan ratusan kerajaan yg independen dan saling bertengkar karena wilayah kekuasaan.

Taktik apaan? tahun segitu blom ada istilah penjajahan RT @shandicasuri: tapi VOC adalah taktik belanda u/ masuk ke negara calon jajahan.

Kalau Hindia Belanda (Sesudah VOC) tidak pernah datang untuk kuasai Nusantara, blom tentu ada Indonesia. Mungkin masih kerajaan sendiri2.

Kesadaran kita bersatu sebagai bangsa kan timbul pasca Sumpah Pemuda 1928. Sebelum itu kan masing2 daerah berjuang sendiri2.

Nah balik ke kisah VOC. VOC datang untuk kerjasama dagang dgn raja2 lokal di berbagai daerah di Nusantara. Bawa pasukan, soalnya itu jadul.

Butuh pasukan donk buat lindungi bisnis. Kalo gak jadi bulan2an rampok n bajak laut. Ingat kita bicara abad 17 bukan abad 21.

Sekarang aja masih banyak bisnis di Indonesia yg dikawal ama tentara hehehe. Tentaranya sih punya negara, tapi disewa khusus oleh cukong.

VOC tidak jalin kerja sama dgn semua kerajaan. Nah VOC bantuin kerajaan2 yg pro mereka waktu perang ama kerajaan yg gak kerja sama dgn VOC.

Yg di buku2 sejarah kita, pahlawan2 awal itu, sebenarnya bukan lawan VOC, tapi lawan kerajaan lain, yg kebetulan kerjasama dgn VOC.

Agak lucu aja, orang2 tersebut dianggap pahlawan, padahal niatnya bukan ngusir VOC, tapi cuma mau kalahkan kerajaan musuh bebuyutannya aja.

VOC dikasih hak monopoli, maksudnya dia satu2nya perusahaan kerajaan Belanda, yg boleh berdagang di daerah Nusantara.

Setelah sekitar seabad VOC bangkrut. Gara2 korupsi yg parah. Kemudian diputuskan diambil alih oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Lagipula situasi di Belanda sendiri waktu itu sedang morat-marit karena diserbu n diduduki oleh tentara Napoleon.

Kisah Sultan Hasanuddin melawan Kompeni VOC, motif dasar: DUIT http://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Hasanuddin

Dicek saja, semua pahlawan yg katanya melawan VOC pada abad 17, semua karena konflik lokal antar kerajaan2 di Indonesia.

ups lupa, konflik2 lokal di kepulauan Nusantara ding…Indonesia sebagai kesatuan blom eksis pada masa abad 17.

Masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda dari abad 18 hingga 19 barulah bisa disebut masa kolonialisasi/penjajahan, karena kuasai wilayah.

Zaman VOC, wilayah mana yg dikuasai? Secara politik & sejarah, raja2 daerah masih eksis pada waktu itu.

Nah pahlawan2 di zaman penjajahan Hindia Belanda, masing2 punya latar belakang yg unik alasan mengapa mereka lawan Belanda.

Imam Bonjol misalnya, alasan Perang Paderi ialah berjihad. Kalau hidup di zaman sekarang, dia sudah dianggap teroris.

Atau Diponegoro yg berkonflik dengan Belanda dgn alasan lahan yg ada makamnya, bandingkan dgn kasus makam Mbah Priok.

Jadi bisa dibilang Belanda menjajah Nusantara selama 2 abad, yakni abad 18 & 19. Pada abad 20, barulah timbul Nasionalisme Indonesia.

@r361e yang perang waktu itu Hasanuddin (Gowa) dgn Aru Palaka (Bugis), VOC diminta bantuan oleh Aru Palaka.

Kesadaran Nasionalisme kita disebabkan takluknya raja2 lokal pd Kolonial Belanda. Punahnya kerajaan2 lokal membuat semangat persatuan kuat.

Kesadaran sebagai sama2 Indische (Kepulauan India) jajahan Belanda inilah yg akhirnya diterjemahkan kedalam bahasa Melayu jadi Indonesia.

Politis Etis di Belanda juga membawa kesempatan untuk pemuda2 kita belajar peradaban Eropa yg lebih maju.

Para pemuda mulai berorganisasi, yg paling awal Budi Utomo, tapi cuma menerima kalangan Aristokrat Jawa saja. Belum Nasionalis.

Mungkin yg lebih pas disebut organisasi pertama dimana semangat Nasionalisme tumbuh adalah Sarekat Dagang Islam, bukan Budi Utomo.

Menurut saya tonggak bersejarah terpenting ialah pendirian National Indische Partij http://id.wikipedia.org/wiki/National_Indische_Partij

Bersejarah karena Indische Partij adalah yg pertama gunakan nama Indische dalam gerakannya.

Pendiri Indische Partij: E.F.E. Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara. They are the true Indonesian heroes.

EFE Douwes Dekker (yg cuma 1/4 jawa) berjuang lewat tulisan, Ki Hajar Dewantara lewat pendidikan, Cipto Mangunkusumo dirikan PNI 1927.

Puncaknya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Ada kesadaran sebagai Indonesia yg kuat diantara pemuda2 dari berbagai daerah waktu itu.

Lokasi pembacaan Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya 106, merupakan tempat milik warga Tionghoa bernama Sie Kong Liong.

Ada Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok, Tjio Djien Kwie serta Kwee Thiam Hong yang juga menjadi panitia Konggres Pemuda II. #SumpahPemuda

BPUPKI yg merumuskan UUD 1945 ada nama2 Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Hauw, dan Drs Yap Tjwan Bing.

Sudahlah, sedih gue kalo ngelihat manusia2 produk Orde Baru yg menganggap kalangan Tionghoa bukan bagian dari Indonesia. Cacat sejarah.

Kebijakan era Orde Baru menyoal warga Tionghoa sangat amat kejam, merampas hak2 dasar warga negara. Pake nama keluarga aja gak boleh.

Situasi baru lega pasca era Gus Dur. Padahal Gus Dur cuma pulihkan apa yg dirampas oleh rezim OrBa dari kalangan Tionghoa.

Ada banyak fakta sejarah yg terkubur karena rezim OrBa. Manipulasi sejarah. G 30S PKI & Supersemar gak jelas sampe sekarang.

Buku sejarah yg dipegang anak2 kita disekolahpun penuh dengan banyak manipulasi sejarah. PKI dianggap dah kayak setan saja.

PKI ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Fakta bahwa mereka mau kudeta itu bisa dilihat dari situasi Perang Dingin pada waktu itu.

Saya bukan penganut Komunisme, Sosialis aja enggak. Tapi semua orang berhak memilih ideologi masing2. Itu hak dasar manusia.

Hari gini cuma orang kuper aja yg mau jadi komunis. Komunisme telah terbukti gagal total dalam meningkatkan kualitas hidup. Kapitalisme jaya

RT @andibachtiar: @revolutia oiya, beduk di masjid itu budaya Cina. Di Arab mana ada bedug

Dengan alasan memberantas komunisme, berapa ribu orang yg dibantai di awal rezim OrDe baru? banyak Tionghoa yg kena, dianggap agen komunis.

RT @Adefsurya: Baju koko juga dari cina kak. Kalo dari arab gamis RT @andibachtiar: @revolutia oya, beduk di masjid itu budaya Cina. Di Arab mana ada bedug

Blom lagi info CIA yg beredar bahwa Suharto didukung CIA karena Sukarno dianggap sudah condong ke kiri. Konteks Perang Dingin waktu itu.

RT @youfive: @revolutia jgn lupa, ketika CIA membantu kudeta penguasa yg kekiri2an di Chile, nama sandi operasinya adl “Operasi Jakarta”.

Fakta seputar Mei 1998 saja masih misteri. Mungkin tunggu dalang2nya mati dulu kali ya, baru terbongkar semuanya.😀

Tagged:
Posted in: Uncategorized